Home » Daerah » Babel » RSUD Belitung akan dipindahkan

RSUD Belitung akan dipindahkan

RSUD Belitung
Kondisi RSUD Belitung sekarang.

TANJUNGPANDAN,Sidaknews.com – DPRD Kabupaten Belitung melalui rapat bersama dengan pihak RSUD Marsidi Judono atau RSUD Belitung dan beberapa instansi terkait di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Belitung, Kamis (6/11) kemarin menyampaikan ketidak setujuannya perpindahan ke bangunan RSUD baru terletak di Jalan Jendral Sudirman, Tanjungpandan.

Tidak setujunya perpindahan tersebut dilakukan oleh pihak eksekutif mengingat keberadaan RSUD khususnya di Belitung saat ini dinilai masih kurang. Dengan demikian, DPRD menginginkan RSUD bangunan lama tetap beroperasi seperti biasanya.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belitung, Isyak Maerobie dengan demikian RSUD lama bisa dijadikan sebagai tempat layanan dan RSUD baru nantinya direncanakan menjadikan rumah sakit utama di Belitung, sehingga pelayanan kesehatan akan bertambah.

“Kita inginnya itu tidak dipindahkan dan tetap menjadi rumah sakit. Peralatan lama ditinggal disana, kita siapkan SDM yang lebih banyak, rumah sakit baru kita beli peralatan yang baru, itu yang kita inginkan dan kita komisi III siap perjuangkan ini sampai titik darah penghabisan,” ucap Isyak Maerobie dalam rapat.

Dengan adanya perihal tersebut, menurut Isyak, secara tidak langsung akan memperbaiki sistem kesehatan di Belitung. Sebab dirinya secara pribadi telah lama menantikan perubahan rumah sakit tersebut menjadi lebih baik demi pelayanan yang baik.

“Ini juga supaya rumah sakit kita bertambah satu lagi. Dari pada dijadikan hotel bangunan itu, mending ditambah lagi rumah sakit, lagian peralatan rumah sakit itu sudah seharusnya dilakukan pergantian semua,” sebutnya.

Sementara, Plt Direktur RSUD Marsidi Judono, Dr.Hendra usai rapat mengatakan, persiapan perpindahan telah terancang dan disiapkan pihaknya bekerjasama dengan konsultan yang sudah berpengalaman. “Sebetulnya semuanya sudah siap, tapi kalau DPRD mau gitu kita tidak tahu juga, ya kalau saya hanya melaksanakan tugas dari kepala daerah bahwa harus segera menempatkan fasilitas yang ada dirumah sakit baru ini,” kata Dr.Hendra.

Dalam perpindahan rumah sakit tersebut juga, kata dia, pihaknya tidak serta-merta langsung melakukan perpindahan dengan mudahnya. Kendati ini sebelumnya harus melalui sebuah rencana yang matang, sehingga pelayanan yang ada di rumah sakit terus berjalan dan tidak terganggu. “Itu semua sudah direncanakan dengan matang sekarang ini, dan dibantu oleh konsultannya.

konsultan ini juga sudah berpengalaman dan sudah pernah melakukan perpindahan rumah sakit besar di Jakarta seperti rumah sakit Tarakan, orang-orangnya juga sangat kredibel dalam hal mengatur SDM yang ada didalam rumah sakit,” ujarnya.

Selain perencanaan perpindahan akan didiskusikan dan diplaning dengan baik, lanjut Dr.Hendra, pihaknya juga akan meningkatkan pelayanan melalui konsultan tersebut, maka dengan demikian ketidaknyaman terhadap pasien yang terjadi di rumah sakit selama ini bisa diminimalisir.

“Dan itu akan kita lakukan kurang lebih dua bulan yaitu Januari-Februari (2015), termasuk juga sumber daya yang ada nanti akan kita nilai satu-satu, akan kita ukur kinerja serta atitutnya, termasuk juga skilnya. Jadi nanti akan hasil uji itu akan ditempatkan sesuai dengan tempatnya,” beber dia.

Dalam rencana awal, perpindahan rumah sakit nantinya akan dilakukan mulai dari perpindahan poliklinik terlebih dahulu. Usai teroganisirnya poliklinik tersebut nantinya akan menyusul perawatan, UGD dan Pokka. Bahkan berlangsung perpindahan ini juga pihak rumah sakit enggan mengambil resiko tinggi.

“Jadi semuanya bertahap. Mudah-mudahan di awal bulan Maret sudah dioperasikan secara full. Tapi ada juga bagian-bagian yang tidak mungkin pindah seperti, ruang jiwa, kamar mayat, dan ival. Ival belum dipindahkan karena masih proses pembangunan dirumah sakit baru, jadi mau tidak mau harus menggunakan instalasi pengelolaan limba dirumah sakit lama,” pungkas dia. (ANS)

Check Also

img-20170117-wa0053

Pilkada Gubernur Lebih Menarik bagi Warga Aceh Tengah

Takengon, sidaknews. com – Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang tinggal …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>