Rabu , 29 Maret 2017
Home » Berita Foto » Saat Wisuda Unipersitas Unpur Di Jaga Dengan ketat Oleh Kepolisian

Saat Wisuda Unipersitas Unpur Di Jaga Dengan ketat Oleh Kepolisian

Polisi Jaga Ketat Wisuda Unpur2PURWAKARTA,sidaknews.com – Petugas polisi dari Polres Purwakarta melakukan penjagaan ketat terhadap acara wisuda puluhan mahasiswa Universitas Purwakarta (Unpur) di hotel Grha Vidya Jatiluhur.

Penjagaan di luar kebiasaan itu dilakukan menyusul konflik yang belum beres di tingkat internal pengelola Unpur. Bahkan sempat menyeruak kabar pihak kontra wisuda akan melakukan penghadangan prosesi wisuda. “(Penjagaan) ini untuk antisipasi saja,” ungkap Kapolres Purwakarta, AKBP Slamet Haryadi melalui Kapolsek Jatiluhur, Kompol Solihin.

Perwakilan pihak Unpur yang sekaligus Ketua Ikatan Alumni STH Purnawarman, Endang Abdullah, menjelaskan, prosesi pelantikan 73 wisudawan Unpur berjalan aman, lancar dan kondusif. Soal adanya pihak kontra Wisuda, Endang tak terlalu menghiraukan.

Ia pun menganggapnya sebagai angin lalu. Endang mengklaim prosesi wisuda oleh Rektor Dijan Widijowati sah dan legal. Terlebih sebelumnya Kopertis wilayah IV mengeluarkan surat jawaban isinya mengakui lembaga pendidikan yang sah adalah Unpur dibawah Yayasan Pendidikan Purnawarman (YPP) yang rektornya Dijan Widijowati. “Yang cacat hukum itu Unpur dibawah YPPB (Yayasan Pendidikan Purnawarman Berdikari) yang telah menunjuk rektor baru (Yadiman). Kita sejak awal legal,” klaim Endang Abdullah.

Terpisah, Pembina YPPB, Herwanto Tentamiono, menegaskan wisuda oleh Dijan Widijowati ilegal. Alasannya, yayasan sudah memberhentikan Dijan Widijowati sebagai rektor Unpur dan menggantinya oleh Dr H Yadiman SH MH. Dijan rupanya tak puas dengan penggantian tersebut. Ia lalu menggugat ke Pengadilan Negeri Purwakarta.

Namun ditengah gugatan ini Dijan tetap melaksanakan program kampus termasuk diantaranya prosesi wisuda. “Ini kan aneh. Dia yang menggugat, tapi dia juga yang tidak sabar menunggu putusan pengadilan. Harusnya tunggu sampai ada putusan resmi dari pengadilan,” ungkap Herwanto diamini Rektor UNPUR YPPB, Yadiman.

Herwanto melanjutkan, tidak hadirnya perwakilan Kopertis dan Aptisi (Asosiasi Perguruan Tinggi Indonesia) saat wisuda di hotel Grha Vidya Jatiluhur, menunjukan prosesi wisuda mahasiswa dari empat fakultas tersebut dijalankan secara ilegal. “Kami kasihan kepada para peserta (wisuda). Ijazah mereka terancam dipertanyakan. Awalnya kami sudah agendakan wisuda akan digelar 21 September 2013,” tutup Hengki, sapaan akrabnya. (banyu)

Check Also

Kader Kammi tanjungpinang sedang berlatih teknik persidangan.

Tingkatkan Militansi Kader, KAMMI Tanjungpinang Gelar Teknik Sidang Jilid II

Tanjungpinang, sidaknews.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tanjungpinang kembali mengadakan kegiatan Teknik …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>