Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » Saksi Ahli dari Pertamina Terancam Dipanggil Paksa

Saksi Ahli dari Pertamina Terancam Dipanggil Paksa

-Sidang Kasus Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi.

Keterangan Foto: Terdakwa Tole cs saat menjalani persidangan di PN Tanjungpinang beberapa waktu lalu.
Keterangan Foto: Terdakwa Tole cs saat menjalani persidangan di PN Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Dinilai tidak kooperatif karena dua kali mangkir dalam persidangan, Syaiful Arif, ahli Minyak dan Gas (Migas) gas dari Pertamina Batam yang ditunjuk sebagai saksi ahli dalam kasus dugaan penyelundupan BBM dengan terdakwa Tole Cs terancam dipanggil paksa.

“Sudah dua kali mangkir dalam persidangan, jika tidak datang lagi pada sidang mendatang, kita akan upayakan pemanggilan paksa,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Tanjungpinang, Selasa (13/1) di PN Tanjungpinang.

Santi, sapaan akrab Kasipidum, mengatakan, pihaknya sudah berupaya dengan berbagai cara seperti melayangkan surat panggilan, menghubungi melalui telepon, fax mendatangi rumahnya yang beralamat di Jalan Engku Putri Batam.

“Tapi yang bersangkutan, tetap tidak mau hadir juga dalam persidangan,” ujar Santi kesal sembari mengatakan hal ini dapat mengganggu proses persidangan khususnya permasalahan waktu.

Santi mengutarakan, keterangan saksi ahli ini sangat dibutuhkan dalam persidangan salah satunya aturan penyaluran BBM bersubsidi oleh Pertamina dan Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS).

“Jika hari ini saksi ahli bisa hadir, sidang minggu depan agendanya sudah bisa pemeriksaan terdakwa,” ujar Santi.

Meski saksi ahli tidak hadir, persidangan tetap digelar meski hanya sebentar, sidang kembali dilanjutkan minggu depan.

“Karena saksi tidak hadir, sidang terpaksa kita tunda,” kata majelis hakim yang dipimpin Fathul Mujib SH MH tersebut.

Sebelum menutup sidang, hakim memerintahkan dan mendesak jaksa agar mengupayakan pemanggilan saksi ahli ini.

“Panggil lagi ya. Karena keterangan saksi ahli ini sangat penting sekali,” ujar Fathul.

Sementara itu, EW Papilaya SH, kuasa hukum terdakwa Tole Cs mendukung upaya pemanggilan saksi yang dilakukan jaksa.

“Prosedur pemanggilan saksi sudah diatur dalam KUHAP, kita sebagai kuasa hukum para terdakwa mendukung sikap jaksa tersebut,” katanya usai persidangan.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan penyelewengan BBM bersubsidi hasil tangkapan Intel Kodim 0315/Bintan dengan terdakwa Tole cs ini bergulir di persidangan.

Sejumlah saksi yang mengetahui seluk-beluk kasus ini sudah memberikan keterangan di persidangan, seperti pemilik APMS,Lori, ABK tugboat, penyidik TNI dari Kodim 0315/Bintan, oknum anggota DPRD Tanjungpinang, Agung Triyanto dan juga saksi lainnya.(Rindu Sianipar)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>