Home » Berita Foto » Sallon Simatupang Laporkan Komisioner Nonaktif KPU Batam ke Bawaslu Kepri

Sallon Simatupang Laporkan Komisioner Nonaktif KPU Batam ke Bawaslu Kepri

Caleg Demokrat yang melaporkan ke Bawaslu
Sallon Simatupang Caleg Demokrat Dapil V Batam yang melaporkan Kasus Komisioner KPU Batam ke Bawaslu Kepri.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Salah satu diantara Caleg dari partai NAsdem Salon Simatupang yang ikut melaporkan Komisioner KPU Batam ke pihak Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, diantara 10 Caleg ada 7 partai politik yang ikut melaporkan kasus ini, hal ini disampaikan oleh Salon usai melaporkan kelima komisioner yang diduga melakukan tindak pidana pemilu dan pelanggaran kode etik di halaman kantor Bawaslu kepri.(2/5)

Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Sallon Simatupang ke wartawan, bahwa dengan adanya laporan ini kepada pihak Bawaslu Provinsi kepri adalah untuk mengingatkan kedepan agar tidak terulang kembali, sebab kita melihat penyelenggaraan pemilu tidak mempunyai kridibilitas. Coba bayangkan, suara saya awalnya mencapai suara 3.807 ternyata bisa berubah menjadi 2.807.

Anehkan, makanya laporan kita ke Komisi Pemilihan Umun (KPU) berdasarkan fakta dan data yang kita miliki dan begitu juga dengan kawan-kawan dari partai lain, sebab, kuat dugaan dengan adanya pengurangan suara yang kita peroleh, dan penggelembungan suara kepada Partai lain, patut diduga pihak Komisioner KPU Nonaktif bermain atas kecurangan yang mereka lakukan.Ungkapnya.

Masih menurutnya, maka jumlah perolehan suara caleg dan parpol secara riil dan yang dibacakan di rapat pleno KPU Batam tidak sama dengan data yang akan ditandatangani saksi. Akibatnya, karena ada perubahan, saksi yang pro-kebenaran tidak mau menandatangani berita acara data bodong itu, sementara KPU langsung menandatangani dan distempel, dan kita juga sudah laporkan mengenai tindak pida pemilu pada saat pleno terkhir di Sekretariat KPU Batam atas manipulasi dan pengurangan perolehan suara rekapitulasi kota Batam “kilahnya lagi.

Bawaslu Provinsi kepri
Kantor Bawaslu Provinsi kepri

Caleg dari PPP Dr Idawati, mengatakan, kedatangan mereka bersama sejumlah konstituen dan kader parpolnya ke Bawaslu Kepri merupakan tindak lanjut pelaporan anggota komisioner nonaktif KPU ke polisi.

Saat ini dirinya dan sejumlah rekanya sesama caleg, juga melaporkan dugaan tindak pidana pemilu yang diduga dilakukan Ketua KPU Batam nonaktif, Muhammad Syahdan, bersama sejumlah komisioner nonaktif lainnya, dalam pelaksanan rapat rekapitulasi perhitungan suara parpol dan caleg yang dilakukan KPU Batam beberapa hari lalu. Tuturnya.

Dia juga mencontohkan dirinya sendiri sebagai caleg Partai Nasdem yang menjadi korban. Dari perhitungan suara di KPPS, PPS dan PPK, dia memperoleh 3.807 suara, kemudiaan caleg nomor urut 2 sebanyak 2.161 suara. Perolehan itu dibacakan KPU saat pelaksanaan pleno. Tetapi pada saat akan ditandatangai, perolehan suaranya turun menjadi 2.807 suara.

Sedangkan rekanya caleg nomor 2 naik menjadi 2.866 suara. Sedangkan 1.000 suaranya dipindahkan ke caleg Nasdem nomor urut 5 yang total suaranya menjadi 2.666 suara sehingga tidak kentara.”Selain itu ada juga penggelembungan suara pada parpol lainya,” Tambahnya.(BT/Ks)

Nama-nama partai dan Caleg yang melaporkan ke Bawaslu:
1.Partai PKS – Riki Indrakari Dapil V Batam
2.Partai Nasdem – Shallon Simatupang Dapil V Batam
3.Partai PPP – Idawati Nursanti Dapil I Batam
4.Partai PKS – Rohaizat Dapil II Batam
5.Partai Nasdem – Lik Khai Dapil II Batam
6.Partai PKS – Mukriyadi Dapil III Batam
7.Partai Hanura – Musofa Dapil V Batam
8.Partai PKPI – Jurado Dapil V BAtam

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>