Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Satpol PP Rengasdengklok tangkap 6 pelajar

Satpol PP Rengasdengklok tangkap 6 pelajar

para siswa-siswi smpn1 jayakerta disaat digiring kle kantor kecamatan rengasdengklok untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya
Para siswa-siswi smpn1 jayakerta disaat digiring kle kantor kecamatan rengasdengklok untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

KARAWANG,Sidaknews.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Rengasdengklok Karawang Jawa Barat menangkap enam siswa-siswi yang kedapatan tengah corat-coret pada sebuah dinding Tugu Proklamasi di Dusun Bojong,Desa Rengasdengklok Selatan,pada Pukul 09.00 wib,senin(16/06).

Berdasarkan Pantauan dilapangan,Siswa-siswi tersebut merupakan siswa-siswi SMPN1 Jayakerta yang sedang meluapkan kegembiraan atas keberhasilan mereka lulus pada hari sabtu kemarin.untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya enam siswa-siswi dihukum untuk mengembalikan tembok hasil coretan yang mereka buat dan dikembalikan kesekolah masing-masing untuk dibina.

SS (14),salah satu siswa SMPN1 Jayakerta,mengungkapkan sangat menyesal atas perbuatannya yang telah mempermalukan nama baik sekolah serta namanya.coretan yang dilakukan hanya iseng belaka atas lulusnya mereka bersama teman-teman sekolah di Tugu Proklamasi Rengasdengklok, dan dirinya berjanji tidak akan mengulangi kejadian yang telah memalukan dirinya dan sekolahnya.

“Saya dan teman yang lainnya hanya iseng melakukan corat-coret. dan berjanji tidak akan mengulanginya lag,dikarenakan telah mempermalukan dirinya dan nama baik sekolahnya.”ungkapnya.

para siswa-siswi smpn1 jayakerta disaat digiring kle kantor kecamatan rengasdengklok untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya
Para siswa-siswi smpn1 jayakerta disaat digiring kle kantor kecamatan rengasdengklok untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara itu,Martin,salah satu anggota Satpol PP,membenarkan adanya siswa-siswi yang melakukan aksi corat-coret itu tertangkap tangan saat jajarannya melakukan patroli pada Pukul 09.00 wib.

“Mereka tertangkap tangan saat sedang asyik mecoret sebuah dinding tugu dengan menggunakan sebuah spidol dan Vilox warna merah.”paparnya.

Atas perbuatan yang telah merusak wisata sejarah tersebut,siswa-siswi SMPN1 Jayakerta dihukum dengan membersihkan coretan yang ada di tugu proklamasi,dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan yang sangat tidak terpuji oleh para siswa tersebut.

“Untuk memberikan efek jera,kami membuat surat pernyataan dan menghukum mereka untuk membersihakan coretan mereka.”ulasnya.

Seperti diketahui didirikannya tugu proklamasi ini karena rengasdengklok ini memiliki nilai sejarah yang sangat panjang yakni peristiwa penculikan yang dilakukan sejumlah pemuda terhadap Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno atau yang lebih dikenal Bung Karno dan Wakilnya Mohammad Hatta.kedua tokoh Proklamator tersebut diasingkan di rumah Djiaw Kie Siong yang tepatnya kini dirumah sejarah.

Ditempat terpisah, Kepala Sekolah SMPN1 Jayakerta,H Wandiyo Spd,MPd,sebagai perwakilan sekolah sangat menyesalkan perbuatan yang dilakukan siswa-siswinya dengan meluapkan kegembiraannya dengan corat-coret tugu proklamasi yang diluar dari pengawasan sekolah dan guru-guru.

“Kita sebagai perwakilan sekolah sudah memberikan yang terbaik bagi siswa-siwinya,jika demikan terjadi dikarenakan diluar dari pengawasan kami.apalagi anak tersebut merupakan siswa kelas tiga yang sudah lulus,dan menganggap pengawasan dari sekolah sudah selesai.”pungkasnya.(Riston)

Check Also

Dandim Pimpin Pelepasan Kasdim 0111 Bireuen

Bireuen, sidaknews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen Letkol Arm Adekson, memimpin acara pelepasan Kasdim Mayor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *