Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Selama 2014 Angka Kecelakaan di Karawang Menurun

Selama 2014 Angka Kecelakaan di Karawang Menurun

Foto: Ilustrasi.
Foto: Ilustrasi.

KARAWANG,sidaknews.com – Sepanjang tahun 2014, angka kecelakaan di wilayah Karawang mencapai 613 kasus atau turun 35 persen dibanding tahun 2013 sebanyak 811 kejadian.Namun korban meninggal akibat kecelakaan mengalami peningkatan dari 228 orang pada tahun 2013 menjadi 234 orang pada 2014.

Kasat Lantas Polres Karawang AKP Dony Eko Wicaksono melalui Kanit Laka Lantas Polres Karawang IPTU Heri Nur Cahyo mengatakan, penurunan angka kecelakaan itu berpengaruh pada menurunnya jumlah luka berat dari 555 orang menjadi 304 orang atau turun 21,17 persen. Begitu juga korban luka ringan (LR) 442 orang, korban tertolong (TL) 140 orang dan rugi material Rp 1.084 miliar.

Sementara korban meninggal dunia pada tahun 2014 sebanyak 234 orang mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 228 orang. “Dari jumlah kecelakaan tersebut rata-rata untuk korban ataupun tersangka dalam usia produktif sekitar 16-30 tahun. Biasanya pada usia tersebut pengendara melaju dengan kecepatan tinggi, karena terburu-buru untuk cepat sampai ke tempat tujuan,” ungkapnya.

Ada sejumlah ruas jalan yang sering menjadi titik rawan kecelakaan seperti Jalan Baru, Kosambi, Klari, Cikampek, Kota, dan Rengasdengklok.

Oleh karena itu Kasat Lantas meminta peran aktif aparatur terkait dari Pemerintah Kabupaten Karawang melalui instansi terkait seperti Dinas Perhubungan untuk lebih bersinergi dengan kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Untuk menekan angka kecelakaan bukan hanya tanggung jawab pihak kepollisian saja. Tapi semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat yang berada di jalan,” jelasnya.

Salah satu upaya Satlantas Polres Karawang menekan angka kecelakaan lalu lintas ialah melakukan sejumlah kegiatan pencegahan, seperti membuat zona tertib lalu lintas.Manajemen berkendara bagi masyarakat juga dinilai penting, yakni mengenai fasilitas jalan, keamanan berkendara, dan yang sumber daya manusia dalam mengenal rambu-rambu lalu lintas.

“Penyebab kecelakaan tidak hanya akibat adanya pelanggaran, tetapi juga bisa disebabkan faktor pengendara dan kondisi jalannya,” tuturnya.(karla)

Check Also

Sakitnya di Penjara Malaysia, Ini Pengakuan Salmiah TKI Asal Sumut

Tanjungpinang, sidaknews.com – Setelah lama mengadu nasib di Negara jiran Malaysia kurang lebih selama 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *