Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » Seni Tradisional Jangan Sekedar Tampil Seremonial

Seni Tradisional Jangan Sekedar Tampil Seremonial

pikiran RakyatBandung, Sidaknews.com – Pesona seni budaya tradisional tidak kalah menarik dengan seni budaya kontemporer yang selama ini dijunjung dan disenangi oleh generasi muda. Kreatifitas dan nilai-nilai seni yang terkandung pun memiliki makna sangat dalam dibandingkan seni budaya kontemporer ataupun pop yang lebih mengutamakan sisi artistik.

“Seni budaya tradisional merupakan kesenian yang sangat adiluhung dan memiliki nilai-nilai sangat luhur. Bila (Pekan Seni Budaya Jawa Barat) ini dilakukan terus menerus dan diagendakan dengan rutin hal ini akan menjadi bagian dari upaya kita (pemerintah) sebagai fasilitator, seniman dan kreator seni serta masyarakat sebagai apresiator dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional,” ujar Wakil Gubernur Jawa Barat H. Deddy Mizwar dalam sambutannya pada pembukaan Kirab Seni Tradisional mengawali kegiatan Pekan Seni Budaya Jawa Barat 2013 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Sabtu (7/9/2013) bertempat di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur Bandung.

Kirab Seni Tradisional yang melibatkan seni helaran dari 26 kota dan kabupaten se Jawa Barat, diharapkan Deddy Mizwar bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas ataupun kegiatan seremonial semata. Kegiatan harus dilaksanakan secara rutin untuk memberikan ruang kreativitas dan aktivitas seniman dan seniwati dari daerah serta ruang apresiasi bagi masyarakat luas untuk mengetahui seni budaya tradisional yang ada di daerah.

Bukan hanya Deddy Mizwar seorang yang mengungkapkan harapan tersebut. Sejumlah seniman dan seniwati serta masyarakat juga mengungkapkan hal senada.

“Selama ini kesenian tradisional baru akan ditampilkan bila ada acara hajatan pemerintah saja, itupun kalau ditampilkan. Tapi kalau tidak ada, seniman tradisional akan menganggur,” ujar Abah Uha (66) seniman tradisional Surak Ibra asal Kab. Garut.

Ungkapan kekhawatiran seniman dan seniwati tradisional tidak hanya dalam bentuk lisan semata, tetapi juga dalam bentuk gerak dan irama musik. Seperti yang ditunjukan para seniman Seni Burok dari Kabupaten Cirebon yang terus unjuk penampilan di depan Wakil Gubernur Jawa Barat beserta jajaran Pemprov Jabar dan tamu undangan di depan tenda kehormatan.

Kreasi kesenian Burok yang merupakan seni pertunjukan gotong odong-odong berbentuk naga berbadan singa dikombinasikan dengan barongsai, biasa ditampilkan pada hajatan sunat atau pernikahan dan panen. “Biar pejabat pemerintah di provinsi tahu ada kesenian burok, meski panitia tidak memperbolehkan tampil kami tetap unjuk (melakukan atraksi),” ujar Ali diiringi tawa.

Selain Kirab Seni Tradisional, pelaksanaan Pekan Seni Budaya Jawa barat 2013 yang akan berlangsung hingga Jumat (13/9) mendatang juga akan diisi berbagai kesenian tradisional. Kesenian tradisional dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat akan tampil di panggung utama Pekan Seni Budaya Jawa Barat 2013, juga ada Pameran Kujang di museum Monju Jabar dan Festival Wayang yang menampilkan sejumlah dalang dari dalam dan luar negeri di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung. Sumber.PR

Check Also

Presiden RI, Ir. Joko Widodo saat memberikan pidato dalam penutupan Silatnas di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, sabtu (25/3).

Presiden Tutup Silatnas di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru

Mandailing Natal, sidaknews.com – Usai melakukan peresmian pembangunan asrama haji Mandailing Natal (Madina). Presiden RI, Ir …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>