Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » Sergai Panen Perdana Padi Sehat

Sergai Panen Perdana Padi Sehat

Keterangan Photo:  PANEN PADI SEHAT: Bupati Sergai Ir. H. Sokirman didampingi Sekdakab Drs. Haris Fadillah, M,Si dan Ketua TPP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman tengah memanen Padi Sehat bersama dengan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Utara (BPTP Provsu)  Dr. Ir Catur Hermanto, Sekjen DPP Perhiptani Ir. Lamhi Hutauruk MS, Kadis Pertanian Provsu Ir. H. M. Roem M.Si, Kepala Bakorlu Pertanian dan Perikanan Provsu Ir. Bonar Sirait M.Si, Kepala STPP Dr. Ir. Widi Hardjono, M.Sc, Kepala Balitbang Pertanian Dr. Ir. Made Jaya M.Si, Kapusluh Pengembangan SDM Pertanian Ir. H. Fathan A. Rasyid M. Ag pada acara kajian budidaya padi sehat di Open Stage sawah Bupati Desa Jambur Pulo Kecamatan Perbaungan, Kamis (5/2).
Keterangan Photo:
Panen Padi Sehat: Bupati Sergai Ir. H. Sokirman didampingi Sekdakab Drs. Haris Fadillah, M,Si dan Ketua TPP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman tengah memanen Padi Sehat bersama dengan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Utara (BPTP Provsu) Dr. Ir Catur Hermanto, Sekjen DPP Perhiptani Ir. Lamhi Hutauruk MS, Kadis Pertanian Provsu Ir. H. M. Roem M.Si, Kepala Bakorlu Pertanian dan Perikanan Provsu Ir. Bonar Sirait M.Si, Kepala STPP Dr. Ir. Widi Hardjono, M.Sc, Kepala Balitbang Pertanian Dr. Ir. Made Jaya M.Si, Kapusluh Pengembangan SDM Pertanian Ir. H. Fathan A. Rasyid M. Ag pada acara kajian budidaya padi sehat di Open Stage sawah Bupati Desa Jambur Pulo Kecamatan Perbaungan, Kamis (5/2).

-Bupati Soekirman: Partisipasi dan Kerjasama Wujudkan Peningkatan Pembangunan Diberbagai Bidang.
Sergai,Sidaknews.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) dalam pemenuhan kebutuhan pangan untuk masyarakatnya terus digalakkan dengan berbagai keterpaduan. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi pangan terutama beras.

Untuk itu Pemkab Sergai melalui Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BP2KP) bekerja sama dengan Perhimpunan Penyuluh Pertanian (Perhiptani) dan Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) melakukan kajian budidaya padi sehat yang bertujuan untuk menghasilkan panen padi yang lebih besar lagi.

Demikian diungkapkan oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman saat memberikan sambutannya pada acara panen kajian budidaya padi sehat di Open Stage sawah Bupati Desa Jambur Pulo Kecamatan Perbaungan, Kamis kemarin (5/2).

Ucapan terimakasih juga diutarakan oleh Bupati Soekirman atas kehadiran tamu undangan dari berbagai elemen Pemerintahan. Hal ini menunjukkan bahwa banyaknya partisipasi serta kerjasama yang baik dari berbagai kalangan instansi Pemerintahan maupun swasta dapat mewujudkan peningkatan pembangunan diberbagai bidang.

Dijelaskan oleh Bupati bahwa panen ini bukan hanya panen padi sehat saja yang dihasilkan, akan tetapi Pemkab Sergai melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) juga membudidayakan UGADI (udang gala campur padi) dimana lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya udang tersebut juga merupakan lahan sama yang dipakai untuk menanam padi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar ST, Sekdakab Drs. H. haris Fadillah M.Si, Ketua TP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Utara (BPTP Provsu) Dr. Ir Catur Hermanto, Sekjen DPP Perhiptani Ir. Lamhi Hutauruk MS, Kadis Pertanian Provsu Ir. H. M. Roem M.Si, Kepala Bakorlu Pertanian dan Perikanan Provsu Ir. Bonar Sirait M.Si, Kepala STPP Dr. Ir. Widi Hardjono, M.Sc.

Dan Kepala Balitbang Pertanian Dr. Ir. Made Jaya M.Si, Kapusluh Pengembangan SDM Pertanian Ir. H. Fathan A. Rasyid M. Ag, Perwakilan Kapolres Sergai, Perwakilan Dandim 0204 DS, para Asisten, Kepala SKPD, Camat, Muspika Kecamatan, Gapoktan, GP3A, P3A, serta ratusan penyuluh pertanian dan masyarakat se-Kecamatan Perbaungan.

Sebelumnya Kepala BP2KP Ir. H. Setiyarno mengatakan hasil panen yang dihasilkan pada kajian budidaya padi sehat ini cukup signifikan. Untuk gabah kering giling dapat menghasilkan 8,7 ton/Ha sedangkan untuk gabah kering panen dapat menghasilkan 10,3 ton/Ha. Dari awal penanaman padi sehat ini hingga masa panen tidak memakai pupuk kimia melainkan memakai bahan organik.

Sementara Kadis Pertanian Provsu Ir. H. M. Roem M.Si ketika memberikan sambutannya menyatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak bisa dipisahkan dari nasi. Oleh sebab itu Indonesia dijuluki pemakan nasi terbesar di Dunia. Untuk itu Pemerintah telah mencanangkan swasembada pangan hingga periode tiga tahun kedepan, agar kebutuhan pangan masyarakatnya terpenuhi.

Selain itu juga telah dicanangkan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman terpadu (GPPT). Namun upaya pencapaian tersebut harus dibarengi kerja keras dan didukung dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan luas tanam maupun produktivitas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian.

Dikemukakan M. Roem bahwa Bupati Soekirman telah menerapkan sistem diversifikasi pangan. Segala bahan pangan berasal dari produk lokal yang dihasilkan oleh petani seperti ubi, jagung, pisang dan kedelai. Semua produk lokal ini harus diberdayakan agar Sergai mandiri dalam hal swasembada pangan, jelas M. Roem.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bakorlu Pertanian dan Perikanan Provsu Ir. Bonar Sirait M.Si menyambut baik metodologi yang diterapkan pada budidaya padi sehat ini. Hal ini tidak terlepas dari peranan penyuluh, karena penyuluh yang memberikan dan menularkan segala kemampuannya serta mengawal proses pelaksanaan penanaman padi yang dikerjakan oleh petani.

Sedangkan Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar ST menyampaikan rasa bangganya menjadi warga Kabupaten tanah bertuah negeri beradat ini yang kaya akan bahan pangan lokal. Untuk itu diharapkan program ketahanan pangan perlu adanya inovasi dan terobosan baru. Selain itu juga perlu adanya kerjasama dan koordinasi antara Pemkab Sergai dengan stakeholder lainnya.

Selanjutnya Ketua Umum Perhiptani Dr. Ir. H. Isran Noor M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekjen DPP Perhiptani Ir. Lamhi Hutauruk, MS mengatakan kegiatan seperti ini perlu dibakukan melalui nota kerjasama (MoU) antara Perhiptani, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)dan Kementrian Pertanian, dalam hal ini diwakili oleh Badan Penyuluh dan Pengembangan SDM Pertanian.

Sejalan dengan program swasembada beras dari Pemerintah saat iniKetua umum DPP Perhiptani menggagas dan mensosialisasikan tentang Paradigma penyuluh bagi anggota Perhiptani yaitu pertama meningkatkan kesejahteraan penyuluh sebelum meningkatkan kesejahteraan petani, kedua memanfaatkan potensi dan peluang yang ada di wilayah kerjanya melalui strategi yang tepat, papar Isran Noor. (Wan)

Check Also

Presiden RI, Ir. Joko Widodo saat memberikan pidato dalam penutupan Silatnas di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, sabtu (25/3).

Presiden Tutup Silatnas di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru

Mandailing Natal, sidaknews.com – Usai melakukan peresmian pembangunan asrama haji Mandailing Natal (Madina). Presiden RI, Ir …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>