Home » Berita Foto » Setubuhi Gadis ABG, Pelaku Ngaku Atas Dasar Cinta

Setubuhi Gadis ABG, Pelaku Ngaku Atas Dasar Cinta

Sadri als Sam (34) dan Al (17), dua pelaku pencabulan gadis di bawah umur saat diperlihatkan polisi kepada awak media di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (18/3). Foto: Rindu Sainipar
Sadri als Sam (34) dan Al (17), dua pelaku pencabulan gadis di bawah umur saat diperlihatkan polisi kepada awak media di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (18/3). Foto: Rindu Sainipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Sepertinya ingin membela diri, Sadri alias Sam (34), seorang pelaku kasus dugaan pencabulan mengaku melakukan persetubuhan dengan korban sebut saja Bunga (14) karena atas dasar cinta.

“Saya bilang sama dia (korban-red), abang cinta sama adek, trus dia mau melakukannya,” ujar Sadri kepada sidaknews.com.

Selain Sadri, seorang temannya Al (17) juga diamankan polisi karena melakukan pencabulan terhadap seorang gadis di bawah umur sebut saja Mawar (14) yang masih berteman dengan Bunga.

Pelaku Al membantah telah melakukan persetubuhan dengan Mawar, ia mengaku hanya mencium bibir korban setelah mendapat rayuan dari dirinya. “Setelah saya rayu, kemudian saya hanya cium bibir (korban) nya saja,” ujar pria yang masih remaja ini.

Meski mengaku atas dasar suka sama suka dan hanya mencium bibir saja. Polisi tidak langsung mempercayai pengakuan para pelaku. Dari keterangan korban kepada polisi, kedua pelaku memaksa korban melakukan persetubuhan, bahkan diancam akan dibunuh jika perbuatan tersebut diberitahukan pada orang lain.

“Kedua korban dipaksa berhubungan badan, setelah berhubungan korban diancam akan dibunuh jika memberitahu ke orang lain,” ujar Iptu Effendi, Kaur Pembinaan dan Operasional Satreskrim Polres Tanjungpinang yang didampingi Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Reza Moradi Tarigan saat menggelar konfrensi pers kasus tersebut, Rabu (19/3) di Mapolres Tanjungpinang.

Dikatakan Effendi, kedua pelaku diamankan di kediamannya masing-masing setelah sebelumnya, orangtua kedua korban membuat laporan ke Polres Tanjungpinang pada tanggal 15 Maret 2015 lalu.

Kejadian pencabulan pada kedua korban yang berdomisili di sekitar Jalan Sultan Machmud, Kecamatan Tanjungunggat Tanjungpinang ini, lanjut Effendi, berawal saat Bunga menerima pesan pendek (SMS) dari Sadri.

Bunga kemudian diajak untuk makan malam di Akau Laut yang berada di sekitar jalan Pelantar II Tanjungpinang. Sesampainya di Akau, ketika itu rupanya Sadri tidak sendirian. Ia bersama seorang temannya yakni Al.

“Pelaku dan korban saat itu saling mengobrol satu sama lain. Pada kesempatan tersebut, Bunga diminta untuk mengajak temannya yang lain (korban Mawar) untuk makan bersama,” ujar Effendi.

Mawar yang dihubungi Bunga saat itu bersedia, tidak berapa lama Mawar datang dan bergabung dengan ketiganya untuk menikmati makanan di Akau.

“Sehabis makan, Bunga dan Mawar kemudian diajak ke rumah Sadri yang berada di Kampung Bugis Tanjungpinang,” kata Effendi.

Kala itu, kedua korban mau diajak. Selanjutnya, dengan menggunakan dua sepeda motor mereka menuju Kampung Bugis. Namun, belum sampai tujuan, di tengah perjalanan sepeda motor dihentikan pelaku di pinggir jalan.

Bunga dan Mawar dipaksa turun dari sepeda motor dan diajak ke semak belukar untuk melakukan hubungan badan.”Malam itu, pelaku berhasil menggauli korban hingga dua kali,” ujar Effendi.

Ditambahkan Effendi, pelaku Sadri mengaku persetubuhan dilakukan dengan korban bukan hanya terjadi pada saat usai makan malam itu saja, namun sudah tujuh kali di beberapa tempat yang berbeda.

“Lima kali di sebuah gubuk kosong dan dua kali di semak-semak. Pada malam itu, pelaku Al juga ikut bersama Sadri ke semak-semak. Al dengan Mawar sedangkan Sadri dengan Bunga,” ujarnya.

Kedua pelaku, sambung Effendi, akan dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal limabelas tahun penjara.(Rindu Sianipar)

Check Also

kantor polres Tanjungpinang akan didatangi FKM besok terkait aksi pembubaran FPI.

Hari Ini, FKM Datangi Polres Tanjungpinang Terkait Aksi Yang Membubarkan FPI

Tanjungpinang, sidaknews.com –  Massa yang berjumlah 150 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta NKRI …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>