Home » Berita Foto » Sidang Kasus Narkotika Satpol PP

Sidang Kasus Narkotika Satpol PP

Sidang Kasus
Sidang Kasus Narkotika Satpol PP Kota Tanjungpinang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Dok.Sidaknews.com

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Sidang perkara pada kasus Narkotika yang melibatkan 4 orang anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang,(5/3).

Dalam keterangan yang diberikan oleh Komandan Pleton (Danton) Penertiban di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Fajar menyebutkan, tidak mengetahui soal narkotika dan peredaran yang dilakukan dua anggotanya yakni NV dan SE. Hal itu.

Hal ini diungkapkan Fajar saat dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oktoni SH sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan pengedaran narkotika atas terdakwa NV, SE dan terdakwa SA di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (5/3).

“Saya tidak tahu barang itu narkotika pak. Saya baru tahu ketika kami di bawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang,” ucap Fajar dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Fathul Mujib.

Ia mengatakan, sebelum mereka ditangkap oleh BNN di rumah makan 55 meja tujuh Jalan Tugu Pahlawan yakni pada Rabu 2 Oktober 2013 lalu. Ia bertemu dengan terdakwa NV dan SE, dan ingin menanyakan soal keduanya tidak hadir saat Apel.
“Terdakwa NV dan SE itu anggota saya, karena mereka tidak ikut Apel, maka saya bertemu mereka di rumah makan itu. Kemudian kami ditangkap oleh BNN Kepri,” ujarnya.

Saat penggeledahan, kata dia, pihak BNN menemukan satu batang rokok buatan di dalam kotak rokok dan dua bungkus kecil di dalam mobil milik NV.

“Barang itu saya tidak tahu kalau narkotika. Saya tahunya ketika di kantor BNN Tanjungpinang, dan itu juga diberi tahu oleh pihak BNN,” katanya.

Fajar memaparkan, setelah itu pihak BNN membawanya ke rumah orang tua NV di Jalan Bayangkara. Saat itu, saksi hanya berada di diluar rumah saja.

“Saya tidak ikut masuk kerumah orang tua NV, dan di rumah itu pihak BNN menemukan 9 paket barang yang terbungkus dengan kertas,” paparnya.

Keterangan saksi itu juga, dibenarkan oleh ketiga terdakwa. Usai mendengarkan keterangan saksi dan terdakwa, Ketua Majelis Hakim, Fathul Mujib menunda sidang dan akan kembali digelar pada pekan depan.(IK/Red)

Check Also

Data informasi gempa dari BMKG Medan.

Pasca Gempa 5,6 SR, Aktivitas Warga Kota Medan Kembali Normal

Medan, sidaknews.com – Gempa yang baru saja mengguncang Kota Medan pada Senin, 16 Januari 2016 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>