Home » Berita Foto » Sidang Pencurian Barang Antik, Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Sidang Pencurian Barang Antik, Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Sidang Pencurian Barang Antik, Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara
Dua Terdakwa Romi Dan Pago Doli Siregar.

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Romi alias Romi (35) dan Pago Doli Siregar alias Regar (25) divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (15/7). Hukuman keduanya lebih ringan satu tahun dari pada tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum.

Ketua Majelis Hakim R Aji Suryo dalam amar putusannya menyatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian barang antik.

Sebelum menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa, majelis hakim perlu mempertimbangkan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum. Kedua terdakwa dituntut selama tiga tahun penjara.

“Setelah bermusyawarah, majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Majelis hakim menghukum kedua terdakwa selama dua tahun penjara,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai batu cincin hasil curian tersebut, kedua terdakwa tidak tahu menahu. Diduga, batu cincin tersebut sudah dibawa kabur tiga rekan lainnya yang masih buron.

“Kami tidak tahu mengenai batu cincin itu. Kami memang mencurinya. Tapi rekan lain yang membawa,” ujar Rom, salah seorang terdakwa.

Untuk diketahui, aksi kawanan pembobol ruko ini didalangi oleh Romi alias Rom dan Pago Doli Siregar alias Regar, Amri alias Meri (DPO), dan Deni Gunawan (DPO) alias Deni (DPO). Aksi dilakukan keempatnya pada 3 Maret lalu, sekitar pukul 21.15, di Kedai Kopi Selera Bintan, Jalan Basuki Rahmat.

Berawal pada hari Minggu 2 Maret sekitar pukul 18.15, Rom, Regar, Deni, dan Meri, berkumpul di Jalan Kijang Lama Batu 6 untuk merencanakan untuk mengambil barang-barang yang berada di dalam kedai kopi Selera Bintan.

Kemudian, para terdakwa menuju ke Jalan Basuki Rahmat dengan menggunakan mobil Toyota Avanza BP 1175 YW. Rom dan Regar keluar dari mobil menuju pintu belakang ruko.

Sedangkan Deni dan Meri menunggu aba-aba. Setelah pintu ruko berhasil dibuka Romi dan Regar dengan menggunakan linggis. Keduanya lalu masuk ke dalam ruko. Sampai di dalam, keduanya tak menemukan barang-barang berharga di dalam etalase.

Romi memberitahukan keadaan di dalam ruko kepada rekannya Deni melalui SMS. Setelah menerima SMS tersebut, Deni dan Meri ikut masuk ke dalam karena penasaran.

Keempatnya lalu menuju ke lantai II. Di lantai ini terlihat sebuah brankas. Brankas itu dibongkar paksa untuk melihat isinya. Setelah itu, Romi keluar dari ruko melihat situasi di luar sambil duduk di Warung Pecel Lele. Ternyata, brankas itu berhasil dibongkar. Di dalamnya terdapat jam antik berbagai merek, beberapa batu cincin, korek antik.

Romi mendapat perintah agar segera menghidupkan mobil. Mobil kemudian diparkir di depan ruko. Tiga orang rekan Rom masuk ke dalam mobil sambil membawa hasil curian. (IK)

Check Also

kantor polres Tanjungpinang akan didatangi FKM besok terkait aksi pembubaran FPI.

Hari Ini, FKM Datangi Polres Tanjungpinang Terkait Aksi Yang Membubarkan FPI

Tanjungpinang, sidaknews.com –  Massa yang berjumlah 150 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta NKRI …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>