Home » Berita Foto » Sidang Perdana Kasus SPAM Natuna, Paulus Sule dan Elvin Elis didakwa Pasal Berlapis

Sidang Perdana Kasus SPAM Natuna, Paulus Sule dan Elvin Elis didakwa Pasal Berlapis

Jaksa Penuntut Umum
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zean Yusri SH. Pada kasus Proyek SPAM natuna Tahun 2011

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Sidang Perdana Kasus Proyek SPAM Natuna tahun anggaran 2011 mulai disidangkan di pPengadilan Negeri Tanjungpinang (6/3), kedua tersangka korupsi proyek Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Subang Mawang, Kabupaten Natuna, Paulus Sule dan Elvin Elis, mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum dan minta tidak ditahan setelah keduanya dijerat dengan pasal berlapis.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zean Yusri SH, Setiawan dan Rean Lesmana SH, mendakwa Paulus Sule dan Elvin Elis dengan dakwaan berlapis melanggar Pasal 2 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dalam dakwaan Primer.

“Terdakwa juga kita kenakan dengan dakwaan subsider melanggar pasal 3 ayat 1 UU Tipikor Jo pasal 55 KUHP,” kata Zean Yusri kepada wartawan.(6/5).

kuasa hukum terdakwa Elvin Elis, Bambang Yulianto SH, mengatakan dalam sidang perdana pembacaan dakwaan kedua terdakwa, di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Kamis (6/3/2014). “Atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum, kami akan mengajukan eksepsi dan sekaligus kami mengajukan surat permohonan agar klien kami sebagai terdakwa tidak ditahan,” kata Bambang.

Hal ini ditambahkan oleh kuasa hukum terdakwa Paulus Sule, Juhrin Pasaribu SH. Kendati tidak menyatakan eksepsi, namun Juhrin juga menyatakan, pihaknya juga mengajukan surat permohonan agar kliennya tidak ditahan.

Atas permohonan tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang Aji Suryo SH menyatakan mengabulkan permohonan tersebut dengan syarat agar kuasa hukumnya melengkapi surat sakit dari dokter serta pernyataan jaminan dari keluarga atas tidak ditahannya kedua terdakwa.

Zean Yusri Jaksa Penuntut (JPU) mengatakan, tersangka Paulus Sule merupakan Satker Pengairan Kementerian PU, dan bertindak sebagai PPK dalam proyek SPAM dan sejumlah proyek lainnya di Kepri, Kasus dugaan korupsi proyek SPAM sumber dana dari APBN 2011 dengan total dana Rp2 miliar lebih di Desa Subang Mawang Natuna pada tahun 2011.

Dalam dakwaanya, JPU juga menyatakan, Paulus Sule melakukan korupsi proyek dengan modus memanipulai progress pelaksanaan Proyek untuk dibayarkan 100, namun kenyataan di lapangan yang dikerjakan kontraktor baru hanya 80 persen.

Hasil penyidikan penyidik Tipikor, proyek Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada anggaran pekerjaan tahun 2011 senilai Rp2 miliar lebih itu, merugikan negara sebesar Rp268 juta lebih, dan Tim PHO Satker Air Minum Provinsi kepri sebanyak dua orang tidak mau menandatangani soal proyek tersebut.(BT/Red)

 

Check Also

Sekretaris Daerah Luwu Timur, Bahri Suli saat mewakili Bupati pada perayaan natal tribrata kasih jajaran Polres Luwu Timur yang bertempat di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa (17/01/2017) sore

Sekda: Toleransi Kunci Keutuhan Luwu Timur

Lutim, sidaknews.com – Semangat toleransi menjadi kunci keutuhan Luwu Timur. Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>