Home » Daerah » Aceh » SMK Negeri 1 Simpang Mamplam, Bireuen Hasilkan Produk Organik Multi Guna

SMK Negeri 1 Simpang Mamplam, Bireuen Hasilkan Produk Organik Multi Guna

Safri dan Rosida Pelajar SMK 1 Simpang Mamplam, Bireuen, Aceh menunjukkan produk organik hasil olahan mereka, di stan pameran dinas pendidikan dan kebudayaan Kab. Bireuen (Foto, Tarmizi A. Gani)
Safri dan Rosida Pelajar SMK 1 Simpang Mamplam, Bireuen, Aceh menunjukkan produk organik hasil olahan mereka, di stan pameran dinas pendidikan dan kebudayaan Kab. Bireuen (Foto, Tarmizi A. Gani)

BIREUEN,ACEH,Sidaknews.com – SMK Negeri 1 Simpang Mamplam, Bireuen merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang konsentrasinya di bidang Pertanian, SMK ini berlokasi di Cot Batee Geuleungku, Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen, demikian sebut Fadli, SP Ketua pengawas jurusan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura, kepada penulis.

Sekolah SMK Negeri 1 Simpang Mamplam, Bireuen yang di pimpin Basri, S. Pd ini memiliki tiga jurusan yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dan Mekanisasi Pertanian.

Kunjungan penulis ke stan pendidikan di arena pameran, terlihat SMK 1 Simpang mamplam ikut andil berpartisipasi menyukseskan Pameran Pembangunan Kabupaten Bireuen yang di gelar pemda setempat, dalam rangka memperingati HUT Kabupaten tersebut yang ke 15.

Sejak pameran di buka, SMK Negeri 1 Simpang Mamplam tampil memamerkan produk-produk organik yang di buat oleh tim produksi SMK Negeri 1 Simpang Mamplam tersebut, antara produk yang telah mereka hasilkan adalah “zat pengatur tumbuh organik dan pestisida organik”

Produk organik tersebut terbuat dari bahan alami seperti daun sirsak, bonggol pisang, rebung, lengkuas, serei, daun nimba, daun tembakau, Gula dan EM-4, ungkap Fadli.

Semua produk ini di kelola oleh Unit Produksi SMK Negeri 1 Simpang Mamplam dibawah pengawasan Fadli sendiri yang di percaya sebagi Ketua pengawasan untuk jurusan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura.

Beberapa hasil produksi sekolah mereka dipamerkan dalam pameran pembangunan Kabupaten Bireuen antaranya zat pengatur tumbuh organik (Sitokinin) yang di hasilkan dari bahan bonggol pisang, molase, EM-4 dan air, zat pengatur tumbuh organik (Giberalin) dari bahan rebung (kala atau bambu), molase, EM-4 dan air, pestisida organik (untuk hama thrips pada tanaman cabai dari bahan daur sirsak dan air.

Fadli menambah kan selain beberapa hasil produk mereka yang telah di sebutkan tadi, SMK 1 Simpang Mamplam Bireuen, juga ikut mempamerkan hasil temuan mereka lainnya, antaranya pestisida organik (untuk hama belalang dan ulat) dari bahan daun sirsak, daun tembakau dan air, dan pestisida organik (untuk hama secara umum) yang di olah dari bahan daun nimba, serei, lengkuas dan air.

Untuk catatan kita, semua produk organik ini cukup baik digunakan untuk semua tanaman dengan konsentrasi aplikasinya yaitu 1 : 10 (1/10 Liter Air). SMK Negeri 1 Simpang Mamplam Juga Memproduksi produk-produk lain seperti pupuk organik (kompos, bokashi baik padat maupun cair serta MOL (Mikro Organisme Lokal), jelas Fadli.

Agar informasinya lebih lengkap, Fadli ikut meberi data personil yang terlibat dalam melahirkan berbagai produk unggulan di SMK 1 Simpang Mamplam Bireuen, penanggung Jawabnya adalah Kepala SMK Negeri 1 Simpang Mamplam Basri, S. Pd, Ketua pengawas Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Fadli, SP.

Sedang untuk tim produksi SMK di pimpin ole guru produktif SMK Negeri 1 Simpang Mamplam Yuni Riawani, SP dan Ajirni, SP, sebut Fadli.

Menanggapi dan menyahuti kerja besar yang telah di lakukan putra – putri bangsa di SMK 1 Simpang Mamplam, Bireuen, Ketua Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh Tarmizi A. Gani yang juga Koordinator Teritorial APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) Wilayah Aceh, meminta agar pemerintah setempat terumanya, untuk memberi perhatian khusus serta dukungan dan bantuan yang lebih serius sehingga produk yang di hasil mereka bisa di jual menjadi salah satu produk unggulan Bireuen.

Tidak hanya pemerintah Kabupaten Bireuen sebenarnya, Pemerintah Aceh dan juga Pemerintah pusat agar tidak terlena membiarkan temuan – temuan baru seperti mana hasil temuan luar biasa anak – anak SMK 1 Simpang Mampalam, Bireuen ini terlupakan tanpa dukungan, sebenarnya inilah produksa bangsa yang sangat berharga dan di kembangakan.

Tarmizi A. gani Ketua Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh, yang juga Koordinator Teritorial APPSI Wilayah Aceh. (Hasbi/mukarram)

Check Also

Ilustrasi. Foto: Dok

Terbukti Edarkan Narkoba, Herman Dibui Delapan Tahun

Tanjungpinang, sidaknews.com – Terbukti bersalah memiliki dan mengedarkan narkoba, terdakwa Herman alias Babe (56) dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>