Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Sosialisasi PPDB Online di Karawang Belum Maksimal

Sosialisasi PPDB Online di Karawang Belum Maksimal

sosialisasi pajak
Sosialisasi PPDB Online di Karawang belum maksimal.

KARAWANG,Sidaknews.com – Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) Karawang diminta segera untuk mensosialisasikan tentang tata cara Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online oleh masyarakat Karawang. Hal itu bertujuan agar warga yang hendak memasukkan anaknya baik ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) bisa memahami tata cara untuk bisa masuk ke sekolah yang diharapkan.

Seperti diungkapkan Yanti Halida Warga Kecamatan Purwasari saat berbincang dengan sidaknews.com. Yanti yang juga tercatat sebagai salah satu guru honorer ini mengaku masih banyak warga terutama di wilayah tempat tinggalnya yang masih bingung dan belum mengerti apa iyu PPDB Online.

Sehingga menurut dia Disdikpora harus segera memebrikan penjelasan baik ke pihak sekolah ataupun langsung ke masyarakat. “Memang lebih simpel PPDB online dibanding manual, tapi sayangnya masih banyak para orang tua yang masih belum tahu caranya,” kata Yanti.

Jika Disdikpora kurang dalam mensosialisasikan PPDB Online menurut Yanti itu bisa menjadi celah bagi oknum pihak sekolah untuk memungut ke calon siswa. Sehingga proses PPDB Online yang tujuannya agar berjalan transparan bisa tercoreng dengan hal-hal seperti itu.

Ditemui terpisah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Karawang Agus Supriatman mengaku sudah mengirimkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh UPTD PAUD dan SD yang ada di Karawang perihal PPDB SMP/MTS Negeri Tahun Ajaran 2014/2015 beberapa waktu lalu.

Dalam isi surat yang dikirimkan Disdikpora Karawang tersebut menyebutkan bahwa PPDB tahun ajaran baru ini akan dilaksanakan secara online. Sehingga Disdikpora menghimbau agar pihak UPTD/sekolah untuk segera mempersiapkan beberapa hal yang berkaitan dengan PPDB tahun ajaran baru ini.

Dikatakan Agus, PPDB tahun ajaran baru yang akan dilaksanakan secara online tersebut berdasar pada PP-RI No.17 tahun 2010 tentang pengelolaan pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan. Selain itu PPDB online juga berdasar pada surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 420/25/YANSOS tentang pelaksanaan PPDB tahun 2014/2015 dengan sistim online. “Dan sosialisasi ini sudah menjadi kewajiban kami selaku stakeholder dalam bidang pendidikan,” kata Agus.

Untuk jalur PPDB Online tahun ini menurut Agus berbeda dari tahun sebelumnya, dimana kategori bina lingkungan saat ini sudah dihapus dan diganti dengan sistim rayonisasi.

Adapun rinciannya yaitu untuk luar daerah 3 persen, rayon keluarga tidak mampu 20 persen, keluarga mampu tapi tidak mempunyai sertifikat 20 persen, jalur prestasi 10 persen, dan sisanya akademis sebanyak 47 persen. Dan saat ini kita juga masih menunggu perbup tentang PPDB Online, kita masih menunggu masukkan dulu,” imbuhnya.(ega)

Check Also

Indri Ayu Astuti Dapat Bantuan Kursi Roda Dari Polres Madina

Panyabungan, sidaknews.com – Indah Nurhayati yang rela menggendong kakaknya Indah Indri Ayu Astuti setiap berangkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *