Home » Berita Foto » Sri Rahayu Agustina: Demi Karir Jangan Abaikan Rumah Tangga

Sri Rahayu Agustina: Demi Karir Jangan Abaikan Rumah Tangga

Sri Rahayu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang.
Sri Rahayu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang.

KARAWANG,sidaknews.com – Menurut Sri Rahayu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Sri Rahayu Agustina, keberadaan Ibu sebagai kaum perempuan harus mampu menjadi sosok guru dalam keluarga.

Bagi istri Ahmad Suroto ini, kedudukannya saat ini menjadi pimpinan DPRD jelas sangat menyita waktu. Tapi hal itu bagi dia, bukan lantas dijadikan alasan untuk “lari” dari tanggung jawab dan perannya dalam keluarga.

“Saya dari dulu untuk urusan rumah tangga dan keluarga tetap tidak berubah. Masih seperti sebelum menjadi anggota DPRD. Kalau pagi masih tetap mempersiapkan kebutuhan kerja Bapak, dan anak-anak sekolah, termasuk memasak untuk sarapannya.

Saat malam pun, meskipun sudah berbeda, saya sempatkan ngecek kegiatan belajar anak-anak. Kecuali kalau ada agenda keluar kota, melalui telepon, anak-anak tetap saya pantau belajarnya,” ujar Sri.

Bagi perempuan putra Karawang asli kelahiran 2 Agustus 1975 ini, kodrat yang melekat pada seorang perempuan, disamping sebagai ibu, juga sebagai istri. Oleh karena itu, kata dia, sehebat apapun perempuan harus menyadari akan tugas dan baktinya untuk tetap melayani dan menghargai kepada seorang suami. Sehingga wajar, lanjutnya, kalau tiadanya kesuksesan perempuan, kecuali berkat support dan motivasi dari suami dan anak-anak, termasuk keluarga besar lainnya.

“Surga seorang laki-laki itu ada di telapak kaki ibu. Sementara surga seorang istri ada didalam ketaatannya kepada suami,” kata Sri.

Menanggapi maraknya pergeseran nilai-nilai peran tanggungjawab perempuan yang saat ini terjadi, Pihaknya berharap agar semua bisa belajar dari kebersahajaan tokoh-tokoh besar. Menurutnya, film Ainun dan Habibie, yang mengisahkan perjalanan kehidupan rumah tangga, tentu patut ditauladani. Bagaimana Ibu Ainun sangat perhatian terhadap keluarga, sehingga karir sang suami juga menanjak baik, termasuk prestasi anak-anaknya.

“Begitu pula saat Ibu Ainun sakit, karena sudah menjadi kebiasaan, masih saja Ibu Ainun menulis daftar obat yang harus diminum Bapak Habiebie. Ini yang luar biasa,” ujar ibu dari M. Reza Arief Prihatmoko, Nabilla Nur Azizah Apriliyanti dan Iqbal Nur Wahyu Ramadhan, dengan mata berkaca-kaca.

Untuk itu, pihaknya berharap, agar peringatan Hari Ibu kali ini dapat dijadikan momentum proses kesadaran bersama kaum hawa untuk kembali ke jati dirinya. Keluarga, kata dia, haruslah ditempatkan sebagai prioritas utama untuk mencetak dan “memproduksi” generasi bangsa yang kreatif, produktif dan berprestasi. “Jangan sampai, karena tuntutan kerja yang merupakan wilayah publik, malah menjadikan urusan rumah tangga menjadi terabaikan,” pungkas cicit dari Bupati Karawang era perang gerilya tahun 1948, R. Marta ini.(karla)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>