Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Subsidi Tiket Pesawat SKY Diduga Bermasalah

Subsidi Tiket Pesawat SKY Diduga Bermasalah

Subsidi Tiket Sky tahun 2012 dan 2013 Kab Anambas Diduga bermasalah
Subsidi Tiket Sky tahun 2012 dan 2013 Kab Anambas “Diduga bermasalah”

Tanjungpinang.Sidaknews – Pemerintah kabupaten Anambas pada tahun 2012 dan 2013 telah menganggarkan dana Subsidi tiket pesawat Sky Aviation sebesar Rp.13,5 miliar, dengan sumber dana dari APBD kabupaten Anambas, dengan rician subsidi tiket yang dipatok oleh pemkab Anambas untuk setiap calon penumpang adalah sebesar Rp.350.000 per seat.

Untuk anggaran tahun 2012 pemkab Anambas mengeluarkan Anggaran untuk satu tahun sebesar Rp.9 miliar dan pada tahun 2013 pemkab Anambas hanya mengangarkan untuk setengah tahun senilai Rp.4.5 milair.

kouta yang disiapkan oleh Pemkab Anambas untuk 1 kali penerbangan sebanyak 45 seat dan 6 kali jadwal penerbangan dalam satu minggu, artinya dua kali dari Batam-Palmatak dan 4 kali Tanjungpinang-Palmatak.

Namun Sayangnya, pihak pemkab Anambas hanya menunjuk langsung pihak ketiga untuk mengelola Subsidi tiket Sky Aviantion tampa melalui mekanisme tender tampa ada Mou yang jelas, adapun pihak ketiga yang ditunjuk oleh pihak pemkab Anambas adalah PT.Tri daya yang berkantor di batam.

Hal ini dikeluhan masyarakat Anambas, dengan adanya subsidi yang yang diberikan oleh Pemkab Anambas, malah harga tiket semakin mahal bukan menjadi murah, seperti yang dirasakan oleh Yulizar warga Anambas, menurutnya, tiket pesawat Sky Aviantion dari Palmatak tujuan Tanjungpinang kita harus mengeluarkan uang dari kocek sebesar Rp.1.020.000.

Menurutnya, jika pemkab Anambas telah mensubsidi tiket pesawat tersebut, maka harga yang ditetapkan bukanlah seharga pembelian tiket tadi, sedangkan harga tiket Tanjungpinang Jakarta saya hanya sekitar Rp.600.000, yang jelas pada pelaksanaan subsidi tiket pesawat ini kita ragukan.
Saat dikomfirmasi Draja celak Sekda kabupaten Anambas oleh koran ini melalui pesan singkat, hingga saat ini belum ada jawabannya.

Menurut Eko Prasetia Sekjen LSM ICTI-Ngo Kepulauan Riau, mengatakan, jika hal terjadi, maka pihak Pemkab Anambas dan pihak ketiga yang harus bertangungjawab soal subsidi tiket pesawat Sky Aviation. Sebab, dengan adanya Subsidi tersebut, maka pihak calon penumpang dapat terbantu. dan hal ini ada pelanggaran pada Peraturan menteri dalam negeri nomor 22 tahun 2009 tentang petunjuk tehnis tata cara kerjasama.

Eko menambahkan, kita akan kordinasi dengan pihak kejaksaan, apakah dalam masalah ini pihak Pemkab Anambas keliru menunjuk pihak ketiga sebagai pengelola tampak melalui tender, sebab, anggaran tersebut bukanlah dana yang sedikit, dan itu adalah haknya masyarakat Anambas khususnya, disini Sekda sebagai pengguna anggaran harus dapat mempertanggungjawabkannya.

Sementara dalam investigasi kami, bahwa peran pihak Sky Aviation tidak tau menahu soal dana subsidi,hanya menjalan instruksi dari pimpinannya, artinya, tidak ada kaitan dalam kontrak kerja dengan pihak ketiga dan Pemkab Anambas.

Adapun analisis Perhitungan Subsidi untuk Tiket Sky Aviation pada tahun 2012 untuk satu tahun adalah sebagai berikut:

1. Subsidi untuk penumpang diberikan sebanyak Rp.350.000/seat, Subsidi terhitung selama 6 hari dalam satu minggu, sebanyak 45 seat.
2. untuk dalam satu hari Subsidi yang dikeluarkan oleh pihak pemkab Anambas kepada penumpang adalah 45 seat/kursi dikali Rp.350.000,- = Rp.15.750.000,-
3. Untuk dalam satu Minggu subsidi yang dikeluarkan oleh Pemkab Anambas kepada penumpang adalah 6 (hari) X 15.750.000,00,- = Rp.94.500.000,00,-
4. Untuk dalam satu bulan subsidi yang harus dikeluarkan oleh Pemkab Anambas adalah: 4 X Rp.94.500.000,00- = Rp.378.000.000,00,-
5. Untuk dalam satu tahun Subsidi yang harus dikeluarkan oleh Pemkab Anambas adalah sebanyak Rp.Rp.378.000.000,00,- X 12 (bulan) = Rp.4.536.000.000,00,-

Total keseluruhan Subsidi yang harus dikeluarkan oleh Pemkab Anambas tahun 2012 untuk satu tahunnya hanya Rp.4.536.000.000,00,- “jika pemkab Anambas telah mengangarkan dana subsidi tahun 2012 sebesar Rp.9 miliar”. Maka kerugian negara diduga sebesar Rp.4.464.000.000,00,-

Untuk tahun 2013 Pemkab Anambas telah menganggarkan dan Subsidi tiket pesawat Sky Aviation selama setengah tahun dengan total anggaran sebesar Rp.4.5 miliar, maka kerugian negara tahun 2013 adalah sebesar Rp.4.500.000.000,00,- dikurang dengan Rp.2.268.000.000,00,- = Rp.2.232.000.000,00,-

Total keseluruhan anggaran Subsidi yang raib adalah sebesar Rp.4.464.000.000,00,- + 2.232.000.000,00,- = Rp.6.696.000.000,00,-

Hal ini juga disampaikan oleh Kuncus ketua Umum LSM ICTI – Ngo Kepulauan Riau, dalam waktu dekat kita akan melaporkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. (TIM REDAKSI).

Check Also

Indonesia Perlu Belajar Toleransi Dari Keberagaman di Sipirok

Sipirok, sidaknews.com – Keberagaman merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dari sebuah wilayah dalam suatu negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *