Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Syahbandar Tanjungpinang dikepung GAM

Syahbandar Tanjungpinang dikepung GAM

-Terkait Ada Dugaan Pemalsuan Dokumen Surat Kapal Kencana Indah I.

Keterangan Foto: kencana indah 1 GT.31 NO.530/PPq 2008 PPf No 3840/N
Keterangan Foto: kencana indah 1 GT.31 NO.530/PPq 2008 PPf No 3840/N

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Kantor Syahbandar Tanjungpinang dikepung para pendemo yang mengatasnamakan Gerakan Anak Melayu (GAM) Provinsi Kepulauan Riau, mereka menggelar orasi damai di kantor Syahbandar Tanjungpinang, Senin (19/01).

Dalam orasi GAM yang disampaikan kepada pihak Syahbandar terkait adanya Dugaan dan pemalsuan dokumen kapal kencana indah 1 GT.31 NO.530/PPq 2008 PPf No 3840/N, padahal sebelumnya secara pribadi kasus sudah disampaikan secara lisan kepada pihak Syahbandar Tanjungpinang.

Sebagai landasan kami menginformasikan ini berdasarkan UUD nomor 31 tahun 2004 pasal 28 dan pembuktianya.

Namun hal ini tidak digubris oleh pihak Syahbandar Tanjungpinang.”maka dalam hal ini kita mendesak kepada pihak Syahbandar agar terbuka dalam menangani permasalahan ini, jangan menutup-nutupi permasalahan yang ada. Ungkap Sam Miun Ketua Koordinator GAM Kepri.

Keterangan Foto: Gerakan Anak Melayu (GAM) Provinsi Kepulauan Riau
Keterangan Foto: Sam Miun Ketua Gerakan Anak Melayu (GAM) Provinsi Kepulauan Riau.

Terkait dengan asal muasal kepemilikan kapal kencana indah 1 GT.31 NO.530/PPq 2008 PPf No 3840/N yang sekarang dimiliki oleh Asiang ada dikantongi oleh yang bersangkutan, dan apapun alasannya bahwa Surat kapal tersebut adalah bodong.

Dilanjutkan Samiun.”Kami dari GAM Kepri melaporkan penyalahgunaan dokumen kapal GT 31 berdasarkan kelengkapan bukti. Ada unsur sengaja membiarkan penyalahgunaan dokumen dan pemalsuan surat kapal tersebut.

Hingga saat ini pihak terkait tidak mengambil sikap. Sehingga pengusaha, masih mendapatkan izin SLO dan izin belayar yang dikeluarkan Syahbandar Tanjungpinang.”teriak Samiun,Kami mengangap sabandar tidak bisa bekerja dengan baik.

Massa meminta agar Kepala Dinas DKP Provinsi Kepri bekerja sama dengan pihak Syahbandar Kabupaten/ kota untuk mencegah oknum yang tidak bertanggung jawab dan berani mengeluarkan izin komponen alat tangkap kapal pukat ikan GT 31 dan dokumen
SIPI kapal.

Agar para pengusaha tidak menyalah gunakan izin yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, harap masa yang tergabung dalam organisasi GAM tersebut.

Masa juga meminta Gubernur Kepri H M Sani mengambil sikap dibidang sektor perikanan agar bisa meningkatkan PAD dibidang perikanan.”Kami.juga meminta Gubernur, DPRD Kepri melakukan evaluasi kinerja Dinas DKP Kepri.”pintanya.

dukumen kapal 22para pendemo dikawal ketat sejumlah petugas kepolisian dari Polres Tanjungpinang. Sekitar 15 menit menggelar orasi, masa tersebut disambut oleh pihak Syahbandar bernama AA Anuar, mereka diajak kedalam ruangan rapat kantor Syahbandar untuk berdialog.

Hingga berita ini diturunkan, kepala Syahbandar Tanjungpinang saat dihubungi media ini melalui telepon selulernya dan juga melalui SMS belum ada memberikan jawaban.(RK/SN)

 

 


KM2dukumen kapal2

 

Check Also

Gubernur Aceh Minta Dinas Terkait Pastikan Harga Daging Meugang Dibawah 130 Ribu Per Kilogram

Banda Aceh, sidaknews.com – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta dinas terkait untuk memastikan harga daging …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *