Sabtu , 25 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Aceh Selatan » Syahril Dokter Kakao Dari Desa Terpencil

Syahril Dokter Kakao Dari Desa Terpencil

Syahril Sabirin di Dampingi Kadisbunhut Kabupaten Bireuen Irwan SP, M.Si, Bersama Kakao Klonal Miliknya (Foto, TARMIZI A. GANI)
Syahril Sabirin di Dampingi Kadisbunhut Kabupaten Bireuen Irwan SP, M.Si, Bersama Kakao Klonal Miliknya (Foto, TARMIZI A. GANI)

Aceh Selatan, Sidaknews.com – Namanya Syahril Sabin, berusia 34 tahun, pekerjaannya sebagai petani di Gampong (Desa-red) Panton Luas, Kecamatan Tapak Tuan, Aceh Selatan.

Syahril kini bergelar Dokter Kakao, hal ini terungkap saat diwawancarai media ini Minggu/30/2014 di Gampong Panton Luas sebuah Gampong terpencil, Tapak Tuan, Aceh Selatan dalam sebuah kegitan “Duek Pakat Kakao Aceh ” (Musyawarah), saat ini Syahril aktif terlibat dalam pengembangan kakao di Aceh Selatan.

Kini dokter kakao dari Gampong tertinggal yang mulai mengenal kakao sejak dua tahun lalu melalui program binaan Swiscontact dan IFACS, berkat mengikuti program binaan Swiscontact dan IFACS, putra Panton Luas tersebut, pada hari ini telah di beri kepercayaan untuk menjadi pemandu sekolah lapang bagi 50 tani kakao (dua kelompok-red) di Kecamatan Tapak Tuan, Aceh Selatan, terang Syahril.

Adapun, gelar dokter kakao ini di terima Syahril setelah pada bulan Mei melanjutkan pendidikan di Akademi Kako di Sulawesi selama satu bulan, Syahril menambahkan jumlah dokter kako saat ini di Aceh adalah 20 orang sedangkan khusus di Aceh Selatan berjumlah 7 orang.

Anak muda Panten Luas ini memiliki kebun kakao sendiri yang diisi sekitar 500 batang kakao, dengan luasan mendekati satu hektar, kakao miliknya ada yang berbasis sambung samping dan ada yang metode sambung pucuk, kepada media ini ia mengungkapkan Insya Allah saya berharap pada akhir 2015 sudah bisa memetik hasil yang lumayan.

Syahril Sabirin yang juga Ketua Village Cocoa Clinic (VCC) Kecamatan Tapak Tuan ini ikut bertugas melakukan pengembangan sambung pucuk dan klonal, sebagai salah satu program utama VCC.

Menurut Irwan, SP, M. Si Kadishutbun Kabupaten Bireuen yang di temui pada pertemui di Panton Luas dalam kegiatan “Duek Pakat Kakao Aceh II” (Musyawarah), menyebutkan kakou klonal adalah kakao yang sudah diketahui klonnya (varitas, pohon induknya – red) melalui proses sambung pucuk atau okulasi (perbanyakan vegetatif-red) yang hasilnya persis sama dengan induknya dimana klon entrys diperoles.

Di Jelaskan Irwan, Entrys adalah cabang dari pohon induk klonal yang akan dijadikan batang atas pada proses perbanyakan vegetatif.

Saat di tanya sejak kapan Irwan yang kini di percayakan sebagai Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bireuen mengenali tanaman Kakao, dengan wajah bersemangat Irwan menjelaskan pada media ini, pada tahun 1991, lewat kegiatan pengembangan perkebunan wilayah khusus, yang di laksanakan di Bireuen, tepatnya di Kecamatan Juli menjadi awal keterlibatan saya secara serius di bidang perkakoan, waktu itu Kabupaten Bireuen mengembangkan kakao dengan luasan 285 Ha, yang tersebar di 12 gampong, dan harga kakao saat itu dipasaran cuma Rp. 800/kg kering, tambah Irwan.

Namun pada hari ini, kakou di Bireuen telah berkembang pesat dengan luasan mencapai 6000 hektar lebih dengan harga biji kakao berkisar antara Rp. 23.000/kg hingga Rp. 30.000 lebih, sebut Irwan.

Sebagai informasi tambahan, sebenarnya ada permasalahan yang sedang menimpa tanaman kakou di Bireuen hari ini, antaranya produksi cenderung menurun akibat meningkatnya serangan hama penyakit disebabkan oleh sikap petani kita sendiri dalam memilihara kakao yang semakin menurun, Irwan berharap kepada para petani kakao untuk lebihb proaktif merawak kakaonya masing – masing sehingga bisa menikmati hasil yang berlimpah ruah.

Pemerintah Bireuen hari ini seperti yang diungkapkan Irwan sangat inten mendukung pengembangan kakao dan kegiatan pemiliharaan, Bupati Bireuen H. Ruslan M. Daud selalu mengingatkan kami di perkebunan agar jangan lupa memperhatikan peningkatan produksi kakao di Biruen dan para petaninya, pungkas Irwan. (Tarmizi A. Gani, Penulis di Bireuen)

Check Also

Hadapi Lomba Pembinaan Teritorial (Binter), Dandim 0104/Atim Apelkan Anggota.

Hadapi Lomba Pembinaan Teritorial (Binter), Dandim 0104/Atim Apelkan Anggota

Langsa, sidaknews.com – Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, SE apelkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>