Home » Berita Foto » Tabrak Mati Pemotor, A Tek Dituntut Lima Bulan Penjara

Tabrak Mati Pemotor, A Tek Dituntut Lima Bulan Penjara

Ilustrasi: Kecelakaan. Foto: net
Ilustrasi: Kecelakaan. Foto: net

Tanjungpinang, sidaknews.com – Suyanto alias A Tek (49) yang menjadi terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang berbuntut jatuhnya korban meninggal dunia dituntut jaksa selama lima bulan penjara.

“Atas perbuatannya, kami mohon agar majelis hakim menghukum terdakwa selama lima bulan penjara, potong selama dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap berada dalam tahanan,” papar Jaksa Zaldi Akri membacakan tuntutannya dalam persidangan yang digelar, Selasa (9/12) di PN Tanjungpinang.

Menurut jaksa, terdakwa dinilai terbukti secara sah melanggar ketentuan pasal 310 ayat (4) UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya sebagaimana dalam dakwaan jaksa.

“Terdakwa dinilai terbukti lalai saat berkendara hingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia,” sambung Zaldi.

Terhadap tuntutan tersebut, A Tek terlihat hanya bisa pasrah. Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Parulian Lumbantoruan dan didampingi dua hakim anggota tersebut ia meminta keringanan hukuman.

“Istri saya tak ada kerja. Aku jadi tulang punggung keluarga, pak,” ujar A Tek dengan logat kedaerahan yang masih kental.

Dalam tuntutan jaksa, juga dinyatakan jika antara kedua belah pihak, keluarga korban dan terdakwa sudah berdamai. Pihak terdakwa juga sudah membayar seluruh biaya yang timbul akibat kasus lakalantas ini.

“Kedua belah pihak sebelumnya sudah berdamai,” ujar Zaldi.

Peristiwa lakalantas tersebut terjadi Jumat (29/8/2014) lalu sekitar pukul 20.45 Wib di ruas jalan Lintas Barat KM 17 Kecamatan Tuapaya Kabupaten Bintan.

Saat itu, terdakwa warga Komplek Palem Mas Kelurahan Sungai Jang Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang ini mengendarai mobil pick up jenis Isuzu Panther dengan nomor polisi BP 8952 TA. Ia berencana akan berkunjung ke rumah keluarganya yang berada Kuala Sempang Bintan.

Namun, belum sempat sampai tujuan, di sekitar ruas jalan KM 17 Lintas Barat tersebut kendaraan yang dikemudikannya terlibat tabrakan dengan sebuah sepeda motor tanpa plat resmi yang dikendarai korban sebut saja namanya Budi. Akibat tabrakan tersebut, korban (Budi) meninggal dunia.(Rindu Sianipar)

Check Also

Kepala Kantor Imigrasi kelas II Tanjunguban Suhendra, melalui Kasi Informasi dan Sarana Komunikasi, Oddy Permana, saat menunjukkan dukumen  pekerja asing.

Imigrasi Tangkap 41 Pekerja Asing di Club Med Lagoi

Tanjungpinang, sidaknews.com -Sebanyak 41 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Club Med di Kawasan Wisata Lagoi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>