Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Tak Indahkan Peraturan Negara, BPLH Panggil PT Adi Putro

Tak Indahkan Peraturan Negara, BPLH Panggil PT Adi Putro

Limbah PT Adi Putro Karawang
Limbah PT Adi Putro Karawang.

KARAWANG,sidaknews.com – Merasa aturan negara tak diindahkan oleh perusahaan, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Karawang. Akan PT. Adi Putro yang terbukti melakukan pencemaran limbah ke sungai Citarum segmen Warungbambu pada hari Senin 22 September 2014.

Diungkapkan oleh Kepala Bidang Wasdal BPLH Karawang Neneng Junengsih kepada sidaknews.com, pihaknya memanggil tepat pada pukul 10.00 Wib ke kantor BPLH Karawang, dimana sebagai langkah awal untuk melakukan tugas terlebih dahulu.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, dalam proses pemanggilan tersebut pihaknya juga mengundang pihak Polres Karawang. “Nanti proses kelanjutan kasus ini seperti apa, kita tunggu di pemanggilan tersebut dulu,” ujarnya.

Dikatakannya, kasus tersebut akan mengacu terhadap penjelasan terlebih dahulu dari pihak perusahaan tersebut. Atau nanti akan di tangani oleh polres Karawang atau oleh BPLH atau BPLHD provinsi. “Undangan terkait dengan, hasil pengawasan tim BPLH,” ujarnya.

Diterangkannya, sebelumnya pihaknya melakukan penyusuran sungai Citarum segmen Warungbambu pada tanggal 17 September 2014. “Dalam penyusuran tersebut kita menemukan adanya pipa pembuangan yang mengeluarkan air limbah yang belum di kelolah, yang di duga milik PT Adi putro, perusahaan tekstil printing batik,” ungkapnya.

Setelah temuan tersebut, dikatakan oleh wanita yang berjuluk srikandi lingkungan ini, pihaknya langsung menyambangi perusahaan tersebut. Dan tentunya melakukan wawancara dan memeriksa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Melakukan pemeriksaan bak dan saluran yang di gunakan,” ungkapnya.

Diungkapnya, setelah melakukan pemeriksaan intensif, di temukan adanya saluran pembuangan yang langsung melakukan by pass menuju Citarum. “Saat itu kita langsung melakukan penutupan permanen semua saluran by pass tersebut, dan langsung melakukan pembinaan, agar limbah tersebut harus di kelolah,” ujarnya.

Namun hari ini Neneng, mengatakan menyesal apa yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan, dimana pihaknya melakukan sidak ulang pada tanggal 18 September 2014. Saat melakukan langkah sidak kembali, perusahaan tak mengindahkan. Dimana di temukan kembali perusahaan tersebut melakukan pencemaran. “Coran yang kita buat, seperti telah di bongkar oleh mereka.

Kita juga pada hal sudah meminta kepada perusahaan untuk menahan limbah cairnya di bak IPAL tanpa di keluarkan, kecuali sudah di olah, padahal kita juga akan mengundang perusahaan pada hari Senin 22 September 2014,” ungkapnya.

Bahkan di ungkapnya, pihaknya tidak akan main-main. Perusahaan tersebut kemungkinan akan di laporkan pihaknya kepada kepolisian di Karawang. “Ya nanti akan saya bicarakan terlebih dahulu dengan pak Kepala, kemungkinan kita akan laporkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Tentunya di tegaskannya, Karawang tidak akan main-main terhadap para pelaku usaha atau kegiatan, yang melakukan pencemaran lingkungan di Karawang.(ega)

Check Also

Pemkab Sergai Survey Harga Sembako di Pasar Tradisional

–Persediaan Sembako Selama Ramadhan di Sergai Aman Sergai, sidaknews.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1438 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *