Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Tebing Tinggi Teken Komitmen Kota Hijau dan Kota Pusaka

Tebing Tinggi Teken Komitmen Kota Hijau dan Kota Pusaka

Tebing Tinggi Teken Komitmen Kota Hijau dan Kota Pusaka
Tebing Tinggi Teken Komitmen Kota Hijau dan Kota Pusaka.

Tebing Tinggi,Sidaknews.com – Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM melakukan Penandatanganan Komitmen Kota Hijau dan Kota Pusaka bersama 30 kabupaten/ kota lain bertempat di Gedung SDA dan Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis kemarin ke (06/11).

Demikian siaran pers Humas.PP Tebing Tinggi Drs.Bambang Sudaryono melalui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Hj.Rusmiyati Harahap.SE.MSi dari Jakarta.

Disebutkan, Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) telah dilaksanakan sejak tahun 2011 dengan peserta 112 Kabupaten/Kota, Kota Tebing Tinggi dari provinsi Sumatera Utara bersama 29 Kabupaten/Kota merupakan tahap ke dua, sebelumnya tahun 2012 Kota Medan yang akan dimulai 2015 akan difasilitasi climbing Oleh Ditjen Penata Ruang.

P2KH merupakan upaya untuk Kota yang berkelanjutan dengan mengacu pada RTRW Kabupaten/Kota mewujudkan 8 atribut kota hijau,yakni perencanaan dan perancangan kota yang ramah lingkungan,ketersediaan ruang terbuka hijau,konsumsi energi yang efesien,pengelolaan air yang efektif,pengelolaan limbah dengan 3 R,bangunan hemat energi,penerapan sistem transportasi yang berkelanjutan dan peningkatan peran masyarakat sebagai komunitas hijau.

Menurut Rusmiyati Harahap, sebagai tahap awal, tiga atribut yang harus dikerjakan yakni perencanaan dan perancangan, meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau dan peningkatan peran serta masyarakat sebagai komunitas hijau dan hal ini sangat dibutuhkan. “Untuk kota Tebing Tinggi, saya percaya hal ini dapat dilakukan dengan baik jika kita semua mau peduli,” ujar Kadis.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Penataan Ruang berupaya terus mendorong pemerintah daerah mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui program tematik implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) berupa Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) dan Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP).

Sebelumnya, Menteri PU Djoko Kirmanto dalam kata sambutan pembukaan kegiatan sarasehan menyampaikan Prakarsa perwujudan Kota Hijau melalui program ini merupakan tahapan yang lebih maju dalam siklus pelaksanaan penataan ruang yang tidak berhenti pada tataran perencanaan, namun telah bergulir pada tataran implementasi rencana.

Djoko berharap, melalui program ini pemerintah akan mendorong masing-masing kota berwarisan budaya untuk menyusun Rencana Manajemen Kota Pusaka serta mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan Kota Pusaka. Pada saatnya nanti, kota-kota tersebut dapat mewujudkan RTRW yang berwawasan budaya dan berkarakter yang dalam jangka panjangnya nanti diakui oleh UNESCO menjadi salah satu World Heritage City. (Hans)

 

 

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *