Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Terbukti Pemerkosa Janda Divonis Dua Tahun Penjara

Terbukti Pemerkosa Janda Divonis Dua Tahun Penjara

Markawi (34), pemerkosa janda divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang
Markawi (34), pemerkosa janda divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Terbukti Markawi (34), pemerkosa janda divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (15/7). Ia tak berkutik karena perbuatannya terbukti dalam persidangan.

Ketua Majelis Hakim R Aji Suryo dalam amar putusannya menyatakan, berdasarkan fakta dalam persidangan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah. Unsur pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan terpenuhi.

“Majelis hakim sependapat dengan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum. Maka dari itu, terdakwa dijatuhi hukuman selama dua tahun penjara,” ujarnya.

Berdasarkan dakwan jaksa penuntut umum, kejadian ini dialami RF pada 14 Februari lalu. Berawal sekitar pukul 20.00, Markawi datang ke kediaman RF untuk mengajak mencari makan di luar.

RF setuju walaupun ajakan terdakwa sempat ditolak dengan alasan sudah malam. Akhirnya, Markawi keluar dengan RF dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BP 3942 WO.

Markawi menghentikan sepeda motor di sebuah pondok di Jalan Wakatobi, Kelurahan Kawal Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. RF diajak duduk di pondok tersebut. Markawi meminta RF untuk tidak banyak bertanya. Ketika RF ingin diantar pulang ke rumahnya.

Namun, Markawi malah menyuruh RF pulang sendiri. Kemudian, Markawi memaksa menyetubuhi RF. Tapi RF melawan. Geram dengan penolakan RF, Markawi mengatakan kalau RF sudah pernah berumah tangga. Ia dan RF juga sama-sama sudah dewasa.
Seharusnya, RF bisa menyenangkan keinginan seorang pria dewasa seperti dirinya. Tapi, ajakan berhubungan badan itu tetap ditolak RF.

Sampai akhirnya, terdakwa mengancam dengan mengatakan,”kalau tak mau, saya akan panggil teman-teman yang lain untuk mengeroyok kamu.” Mendengar ancaman itu, RF terpaksa melayani nafsu bejat Markawi. Usai diperkosa, RF diantar pulang.
Di tengah perjalanan, Markawi melihat sebuah bangunan kosong. RF kembali dipaksa berhubungan badan untuk kali kedua di bangunan kosong tersebut. Setelah itu, RF diantar ke rumahnya.(SN)

Check Also

Jelang Ramadhan, Rumah Makan dan Tempat Hiburan di Bintan Ditertibkan

Bintan, sidaknews.com – Memasuki bulan suci Ramadan pemerintah daerah (Pemkab) Kabupaten Bintan. Satuan Polisi Pamong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *