Minggu , 26 Maret 2017
Home » Daerah » Makassar » Terdakwa Narkoba Tewas di Rutan

Terdakwa Narkoba Tewas di Rutan

Makassar,Sidaknews.com – Sardi (23), penghuni Rumah Tahanan Kelas 1 Gunung Sari, tewas di dalam selnya, Rabu kemaren (27/2) siang. Belum diketahui secara pasti penyebab kematian Sardi.

Kartina, kakak kandung korban kepada wartawan mengungkapkan, sebelum meninggal, Sardi masih sempat mengontak dirinya lewat telepon untuk diantarkan baju serta celana.

“Masih na’telepon’ka minta dibawakan baju dengan celana,” tutur Kartina kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kartina mengatakan, pihak keluarga mengetahui Sardi meninggal sekitar pukul 11.00 Wita.

Gaffar, petugas Rutan Makassar yang masih punya pertalian keluarga dengan korban mengaku, Sardi diketahui sekarat saat apel pagi. Petugas mencari Sardi karena tidak keluar dari sel untuk ikut apel.Saat petugas masuk ke sel, Sardi ditemukan terlentang tak sadarkan diri.

“Waktu dicari dikamarnya, dikira tidur, tapi waktu dikasih bangun dia tidak bangun. Jadi kami bawa di klinik. Selanjutnya, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” tutur Gaffar.

Menurut Gaffar, penyebab kematian Sardi masih belum diketahui.

Kapolsek Rappocini, Kompol Ade Hermanto mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki penyebab kematian korban.
Sekadar diketahui, Sardi adalah tahanan Rutan yang terbelit kasus penyalahgunaan narkoba.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fitriani Ahmad yang ditemui wartawan Rabu (26/2) membenarkan kalau Sardi bin Bangsawan meninggal dunia di dalam sel Rutan.

“Saya barusan pulang melayat ke rumah duka. Korban meninggal dunia di dalam sel. Senin pekan depan, rencananya korban akan menjalani sidang tuntutan,” tukas Fitriani.

Sardi ditangkap bersama tiga orang keluarganya yakni Syahrir alias Aco (kakak), Hasrianti (istri) dan Muh Arief Umar (sepupu). Mereka ditangkap di Jalan Gontang Raya, Kecamatan Tamalate dengan barang bukti 0,5 gram sabu-sabu.

“Almarhum itu satu berkas dengan tiga keluarganya. Senin depan sidangnya masuk agenda tuntutan,” kata Fitri.
Sardi di dalam Rutan Makassar, satu sel bersama dengan kakaknya bernama Syahrir alias Aco. Menurut keterangan rutan, terakhir korban sempat bermain catur bersama kakaknya. (BKM)

Check Also

Stand pameran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada Pekan Raya Sulsel 2016 yang berlangsung di Celebes Convention Center (CCC).  Salah satu produk Luwu Timur yang cukup menyita perhatian pengunjung yakni beras organik yang di produksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Bumi Timur Agro.

Hebat..! Beras Organik Lutim Sita Perhatian Pengunjung di Pekan Raya Sulsel

Makassar, sidaknews.com – Sejumlah pengunjung tampak antusias mengunjungi stand pameran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>