Home » Berita Foto » Ternak Sapi Ancam Keselamatan Pengguna Jalan Panei Tongah-Simpang Raya

Ternak Sapi Ancam Keselamatan Pengguna Jalan Panei Tongah-Simpang Raya

Keterangan Gambar : Terlihat Gerombolan Sapi menghalangi lintas jalan raya Panei Tongah - Simpang Raya, Rabu (4/3) pukul 10.45Wib.
Keterangan Gambar :
Terlihat Gerombolan Sapi menghalangi lintas jalan raya Panei Tongah – Simpang Raya, pada Rabu semalam (4/3) pukul 10.45Wib.

Simalungun,Sidaknews.com – Ternak sapi sampai saat ini masih leluasa berkeliaran di areal perkemunan Marjandi bahkan gerombolan ternak sering meresahkan pengguna jalan raya lintas Panei Tongah – Simpang Raya Kecamatan Panei terkesan adanya pemberian dari pihak Kecamatan maupun Perkebunan.

Puluhan sapi terlihat di jalanan sehingga mengakibatkan kereshan bagi warga, Rabu (4/3) pukul 10.45Wib malah gerombolan sapi mengakibatkan jalanan lumpuh alias pengendara sepeda motor maupun mobil harus berhenti guna menghindari ternak sapi yang berarak di bahu jalan.

Seorang pengendara sepeda motor yang melintasi jalan sentak mengerem putaran roda sepeda motornya karena seekor sapi spontan berlari menuju bahu jalan, kekesalan terlihat dari raut wajah murung H. Saragih (45) warga Raya yang baru berbelanja dari pasar Horas Pematangsiantar.

“Apa tidak ada kebijakan dari pihak perkebunan Marjandi maupun pemerintah kecamatan Panei untuk mengajukan supaya pemilik ternak Sapi jangan berkeliaran di areal perkebunan maupun dijalan raya lintas Panei tongah – Simpang raya” jelasnya.

“Sudah sangat meresahkanlah keberadaan ternak Sapi yang dijalan, malah tak ada kebijakan maupun sanksi yang diberikan pemerintah, atau jangan jangan pengusaha ternak sudah memberikan setoran kepada pemerintah kecamatan Panei dan juga Menejer Kebun marjandi” kesalnya.

“Apa tidak risih pandangan Camat, Bupati, Dinas Perhubungan maupun Kepolisian melihat setiap hari gerombolan sapi yang selalu berkeliaran dijalan lintas Panei Tongah- Simpang Raya sehingga membiarkan tontonan yang mengancam fatal mengakibatkan kematian bagi warga” tegasnya.

“Sebelumnya juga pihak Perkebunan Marjandi sudah pernah mengeluarkan peraturan tentang larangan ternak sapi yang berkeliaran di lahan perkebunan yang usia tanamnya dibawah 10tahun dan juga di sepakati SKPD Kecamatan Panei tetapi kok melempem, tak ada ketegasan apa semua tutup mata karena sudah dapat upeti” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan Syamp Ms selaku warga Kecamatan Panei merangkap Ketua Forum 13. Dilain sisi ternak sapi yang leluasa berkeliaran di areal perkebunan dan jalan raya karena tidak adanya sanksi maupun ketegasan dari Kecamatan, Kapolsek dan Menejer Kebun Marjandi.

Selain itu perkebunan yang tidak mampu tegas menindak dan melaksankan peraturan larangan ternak tersebut karena kuat diduga pengusa ternak dekat dengan pimpinan perkebunan PTPN IV Medan.

Menejer Kebun Unit Marjandi, yang baru menjabat 3bulan tidak bersedia memberikan informasi terkesan tidak bersahabat kepada insan media, bahkan informasi yang didapat kinerja menejer tidak efektif melakukan kerja bahkan ciut untuk menegakkan peraturan yang sudah pernah dijeluarkan untuk melarang ternak sapi yang berkeliaran dilahan kebun.

Camat Panei disambangi kekantornya tidak berada diruang kerjanya bahkan dikonfirmasi melalui selular tidak bersedia memberikan informasi tentang keberadaan ternak sapi yang mengancam keselamatan hidup bahkan fatal mengakibatkan kematian.

Keberadaan pemilik ratusan ternak sapi kerap di sapa orang “Birong” sampai saat ini tidak diketahui rimbanya, ditanya kepada penjaga ternak warga pondok marjandi hanya menjelaskan pemiliknya warga Serbelawan. (Syamp)

Check Also

Abdullah Puteh ketika menyampaikan orasi politiknya dihadapkan masyarakat Asam Peutek.

Abdullah Puteh: Jangan Takut Dengan Intimidasi

Langsa, sidaknews.com – Menjelang pemilihan Gubernur/wakil Gubernur dan Walikota/wakil Walikota pada 15 Februari nantinya, diminta …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>