Home » Berita Foto » Tidak Mau Dianggap Lemah, Kejari Purwakarta Siap Tuntaskan Kasus Korupsi

Tidak Mau Dianggap Lemah, Kejari Purwakarta Siap Tuntaskan Kasus Korupsi

Ilustrasi
Ilustrasi

Purwakarta, Sidaknews.com- Dianggap lemahnya Institusi hukum seperti Kejaksaan oleh sejumlah pihak dalam menangani kasus-kasus korupsi menjadikan pihak Kejaksaan untuk bekerja ekstra keras dalam menangani dan menyelesaikan kasus  dengan target pelimpahan ke Pengadilan Negeri.

Demikian dikatakan pejabat baru Aspidsus Kejaksaan Negeri Purwakarta Hendra Darmawan SH saat ditemui Sidaknew.com diruang kerjanya Rabu (17/7/2013) siang.

“Pihak Kejaksaan sudah bekerja secara optimal dengan membentuk team-team dalam menangani kasus, terutama kasus korupsi yang selalu menjadi sorotan akhir-akhir ini. Namun dalam perjalanannya ada anggapan bahwa Kejaksaan lamban dalam menangani bebrapa kasus tipikor itu juga tidak benar, karena kita terus melakukan pembenahan dan terus memberikan kinerja yang baik,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melimpahkan kasus Tipikor terkait pembangunan jalan yang merugikan Negara milyaran rupiah. Selain itu Kejaksaan telah menahan R dan D dan telah dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Bandung. “sementara itu satu lagi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka H akan kita dengarkan dulu keterangan dari para tersangka lainnya nanti pada saat persidangan, yang pasti segera akan kita proses,” ujar lelaki kelahiran 1972 ini.

Hendra yang sebelumnya bertugas di Banjar Jawa Barat sebagai Kasi Intel ini optimis  segera menyelesaikan beberapa kasus yang belum selesai ditangani Kejaksaan. Seperti kasus KPUD yang telah menetapkan DKR sebagai tersangka.

“Team kita telah mempersiapkan segala sesuatunya, karena ada beberapa barang bukti yang telah diserahkan ke BPK akan kita minta kembali, dan akan kami gunakan nantinya sebagai bukti pendukung dan akan kita bahas dengan team, dan ini menjadi prioritas utama, namun perlu dimaklumi saya kan pejabat baru jadi saya harus membuka lagi data-data yang ada,”paparnya.

Sementara itu untuk kasus pengadaan alat cabang olahraga (Cabor) yang juga telah menetapkan tersangka juga segera diselesaikan. “Begitu juga dengan PPIP Tiga Desa yang sedang ditangani hari ini kita akan percepat prosesnya, karena kita sudah mengantongi perhitungan dari Polban dan dugaan kerugian negara sangat besar, dan dalam waktu dekat juga kita akan memberikan keterangan (Ekspos) kepada media,” tegasnya.

Sementara itu ketika disinggung terkait pemanggilan Bupati Dedi Mulyadi oleh Kejagung terkait dugaan korupsi GIC dan DBBA, Hendra enggan berkomentar banyak. “Dalam hal ini saya tidak mau komentar, kan sudah ditangani Kejagung,” katanya. (Bayu)

 

 

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>