Jumat , 26 Mei 2017
Home » Daerah » Babel » Tidak sembarang Anggota Kepolisian menggunakan senpi

Tidak sembarang Anggota Kepolisian menggunakan senpi

Kapolres
Kapolres Beltim AKBP Candra Sukma Kumara.

Manggar,Sidaknews.com – Untuk memperketat penggunaan Senpi(Senjata api ) yang melekat pada Anggota jajaran Polres Belitung Timur ( Beltim ).Polres Beltim mengadakan Tes psiologi layak apa tidaknya Para Anggota Polres Beltim menggunakan senpi.

Setelah Tes Psikologi bagi personil yang tidak memenuhi persyaratan dari hasil tes Psilogi tersebut maka Anggota tersebut tidak diperbolehkan memakai atau menggunakan senpi (senjata api).

Kapolres Beltim AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan kepada Sidaknews.com, ”Kebijakan pengetatan penggunaan senjata api tetap diberlakukan dari hasil tes Psiokologi menjadi acuan sebelum Anggota dalam menggunakan senpi.Jika Anggotanya tidak memenuhi persyaratanya sesuai hasil tes psikologi secara otomatis Personil tersebut tidak diperkenankan menggunakan senjata api,”Jelas Candra.(24/3)

senpi-senjata-api-guns
Ilustrasi. senpi-senjata-api-guns

Lebih lanjut Candra mengatakan, dari hasil tes psikologi kita dapat melihat dan mengetahui keadaan dan kondisi kejiwaan Anggota yang bersangkutan seperti tingkat Emosinya bagaimana .Kalau tidak memenuhi syarat setelah tes Pisikologi tersebut tiak diberi kelayakan menggunakan senjata,”ungkapnya.

Tidak gampang dan semudah itu Anggota menggunakan senpi dan pengajuan penggunaan senpi harus ada syaratnya.Banyak persyaratan dan pertimbanganya. Selain dari hasil tes psiokologi Anggota bagaimana sikap keseharianya dari Anggota tersebut. Tentunya diketahui atasanya secara langsung.

Menurut Kapolres Beltim ini. Penggunaan Senpi ini hanya dapat digunakan Para Anggota yang bertugas dilapangan dan itupun tidak semua Anggota.” Penggunaan senjata hanya kami berikan yang kerja operasinya dilapangan dan itupun jika lolos persyaratan pisiologi tadi,” tutur nya.(Dam)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *