Home » Daerah » Babel » Tiga Nama Kandidat Bupati Beltim Siap Bertarung Pada Pilkada 2015

Tiga Nama Kandidat Bupati Beltim Siap Bertarung Pada Pilkada 2015

-Diantaranya:Tom Haryono,,Pak Yo dan Burhanudin.

Tiga Kandidat Bupati Beltim Siap Bertarung Pada Pilkada 2015 -Diantaranya:Tom Haryono,,Pak Yo dan Burhanudin.
Tiga Nama Kandidat Bupati Beltim Siap Bertarung Pada Pilkada 2015 Diantaranya:Tom Haryono,,Pak Yo dan Burhanudin.

MANGGAR,Sidaknews.com – Pada Pembahasan dan perdebatan sistem Pilkada saat ini masih belum sepenuhnya usai. Pasca disahkannya Undang-undang tentang Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD dan pengajuan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu), sejumlah politisi dan birokrat di Belitung Timur seperti tidak peduli.

Beberapa diantaranya bahkan menyatakan siap mencalonkan diri pada Pilkada Beltim yang akan digelar pertengahan tahun 2015 mendatang.

Berawal dari pernyataan Bupati Beltim, Basuri T Purnama yang tidak mencalonkan diri jika Pilkada dilakukan oleh DPRD, sejumlah nama mulai muncul meyakinkan publik.

Staf Ahli Bupati Beltim, Burhanudin dan Bendahara DPC PDIP Beltim, Tom Haryono Harun bahkan sudah berani memberi sinyal sikap menyatakan maju. Tak mau ketinggalan, kini giliran politisi Nasdem Suradio Tuwiryo, juga menyatakan kesiapannya memimpin Beltim.

Pria yang baru dilantik menjadi anggota DPRD Beltim periode 2014-2019 ini, menyatakan kesiapannya untuk maju jadi calon bupati pada Pemilukada Beltim tahun 2015 mendatang.

“Saya nyatakan siap bertarung pada Pemilukada Beltim tahun 2015 mendatang, baik itu melalui parlemen maupun pemilihan langsung,” tegas pria yang akrab disapa pak Yo, usai Sidang Paripurna Istimewa Pelantikan dan Sumpah Jabatan Pimpinan DPRD Beltim, Kamis (9/10) kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan, niatan untuk maju mencalokan diri jadi calon Bupati Beltim sudah sejak tahun 2009 silam. Dan itu pun bukan hanya sekedar ikut-ikutan atau haus akan kekuasan.

“Dari dulu tahun 2009 lalu, saya juga sudah siap mencalonkan diri, tapi belum ada partai pengusung. Nah, sekarang saya siap maju dengan bendera Partai Nasdem,” terangnya. Dengan perolehan suara satu fraksi di DPRD Beltim pada Pemilu Legislatif lalu, ia merasa yakin politisi atau kader partai Nasdem sudah dipercaya masyarakat Beltim.

“Kalau masalah kesiapan, dari dulu saya sudah siap. Dan sekarang tinggal menunggu keputusan dan restu dari pimpinan Partai kita (Nasdem, red),” tukasnya.

Ia kembali mengatakan, keinginan untuk maju menjadi orang nomor satu di Negeri Sejuta Pelangi hanyalah untuk membawa perubahan Kabupaten Beltim ke arah yang lebih baik. Pasalnya selama kurun waktu 10 tahun berdiri Beltim dinilai belum ada perubahan kemajuan pembangunan secara signifikan.

“Saya ini adalah salah satu pencetus pemekaran Kabupaten Beltim. Yang tujuan awalnya pemekaran Beltim saat itu, untuk menuju masyarakat Beltim yang makmur sejahtera. Tapi, coba lihat saat ini, pembangunan Beltim masih jalan di tempat,” tegas Suradio.

Sementara, Gubernur Bangka Belitung (Babel) H. Rustam Effendi menyatakan belum mempunyai sosok yang akan dicalonkan dan diusung untuk pertarungan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Beltim pada tahun 2015 mendatang.

Hal ini mengingat Partai yang menaunginya yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus melakukan beberapa tahapan. Namun Ia menekankan tidak menutup kemungkinan calon yang akan diusung berasal dari luar kader partai.

“Sampai saat ini belum ada calon pasti yang akan kita usung, harus kita godok dulu. Pertama kita harus konsultasi dengan DPP (Dewan Pimpinan Pusat), terus kita pelajari dulu SKDP-nya, baru yang ketiga nanti akan ada tim yang akan turun ke lapangan tanpa diketahui oleh salah satu struktur,” kata Rustam.

Ketua DPD PDIP Babel ini menambahkan, tim yang nantinya diturunkan akan melihat sejauh mana track record dan kemampuan calon yang diusung. Terutama kinerja dan kegiatan calon harus tetap berdampak langsung ke masyarakat.

Biarpun nantinya proses pemilihan kepala daerah menggunakan skenario pemilihan dengan parlemen (DPRD), namun Rustam tetap menganggap dukungan dari masyarakat jauh lebih penting dari pada hanya mengandalkan dukungan parlemen.

“Bagaimana mungkin dia bisa menjalankan pemerintahan jika dia hanya mendapat dukungan dari parlemen. Sedangkan kegiatannya banyak terfokus ke masyarakat. Makanya bagaimana sepak terjangnya di masyarakat itu yang terpenting,” ujar Rustam.

Rustam menambahkan tidak menutup kemungkinan calon bupati atau wabup bukan merupakan kader partainya. Namun salah satunya harus dari kader PDIP. “Bisa saja terjadi calon bukan dari Kader PDIP. Tapi salah satunya harus kader, entah nomor satu atau nomor dua. Pokoknya harus ada kader PDIP dak boleh lepas,” tegas Rustam.

KPU Segera Terbitkan SE Persiapan Pilkada

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ferry Kurnia Rizkiyansyah, mengatakan pihaknya telah menyelenggarakan Pemilu 2014 secara lebih baik dibandingkan 2009 lalu.

Namun begitu, setiap masukan terkait kekurangan yang terjadi selama penyelenggaraan, menurut Ferry akan menjadi catatan guna perbaikan.Setidaknya menurut mantan Komisioner Jawa Barat ini, catatan kekurangan yang dikemukakan sejumlah pengamat, akan menjadi dasar bagi KPU untuk memersiapkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar pada periode 2015 hingga 2017.

“Jadi KPU siap menerima semua masukan-masukan yang bertujuan untuk perbaikan. KPU saat ini juga telah memersiapkan diri menjalankan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang) Nomor 1 tahun 2014 yang diterbitkan Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY),” kata Ferry di sela-sela diskusi bertema Evaluasi Pemilu 2014 Sebuah Pembelajaran, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (9/10).

Menurut Ferry, KPU akan kembali melakukan pembahasan terkait Perppu agar tindak lanjutnya dapat segera dikirimkan ke KPU Daerah melalui surat edaran, guna memersiapkan penyelenggaraan pemilukada.

Saat ditanya bagaimana jika nantinya Perppu ditolak oleh DPR, Ferry belum berani berandai-andai. Ia hanya menyatakan Perppu merupakan produk undang-undang yang sah begitu ditandatangani Presiden. Namun sekiranya ditolak, hal tersebut bukan ranah KPU untuk menanggapinya.

“Kalau itu (DPR menolak Perppu,red) kami tidak tahu, itu bukan ranah kami. Kita sekarang ini yang penting bagaimana memersiapkan tahapan-tahapan pelaksanaan pilkada,”katanya.(ANS)

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>