Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia Yustisia

Tiga Pasangan Mesum Terjaring Razia Yustisia

 

Satpol PP Kota Tanjungpinang Tangkap pasangan mesum di salah satu Wisma saat melakukan razia.
Satpol PP Kota Tanjungpinang Tangkap pasangan mesum di salah satu Wisma saat melakukan razia.

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Sembilan pengunjung hotel dan wisma terjaring razia yustisia yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (11/11) malam lalu.

Dari seluruh warga yang terjaring dari 10 titik kawasan operasi, tiga diantaranya diduga pasangan mesum, pasalnya saat terjaring ketiga pasangan ini tidak dapat menunjukan buku nikahnya sebagai tanda pasangan yang sah.

“Pasangan ini diamankan ketika menginap di Wisma Hanaria, Wisma Lipan dan Wisma Pesona,” ujar Kepala Bidang PPUD Satpol PP, Syafrizal dalam rilis yang diterima sidaknews.com.

Sedangkan tiga warga lain yang terjaring, tidak dapat menunjukan kartu tanda identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ketiganya diamankan, dari Wisma Hanaria, Wisma Citra dan Wisma Sakura.

Meski tidak dapat menunjukkan identitas maupun buku nikah, lanjut Syafrizal, warga yang terjaring tidak dilakukan penahanan, hanya diberikan arahan dan himbauan setelah sebelumnya digelandang dan didata di Kantor Satpol PP.

“Diberikan pembinaan serta menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan hal serupa dan untuk yang tidak memiliki KTP dianjurkan untuk segera mengurus,” ujar Syafrizal.

Dari tiga pasangan yang terjaring razia, diantaranya terdapat anak gadis yang masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu Akademi Kebidanan yang ada di Provinsi Kepri. Gadis itu berinisial Sy.

Saat terjaring, kata Syafrizal, kepada petugas Sy bersama pasangan lelakinya mengaku tidak melakukan apa-apa. “Saat saya tanya apa ada yang masih pelajar. Ternyata dia menjawab masih berstatus sebagai mahasiswa. Ketika saya tanya dia juga sudah bukan anak kecil lagi. Sudah tahu yang mana yang benar dan salah. Akhirnya kita lepaskan saja lah. Yang penting dia berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi,” kata Safrizal yang sempat menginterogasi kesembilan pengunjung yang terjaring razia.

Syafrizal mengutarakan, jika dalam razia berjalan dengan lancar meski terdapat beberapa komplain dari tamu wisma yang merasa sangat terganggu dengan kehadiran razia yang datang secara mendadak tersebut.

“Semuanya berjalan dengan lancar, meski ada sedikit keluhan dari tamu wisma dan hotel yang merasa terganggu saat razia,” katanya. (Rindu Sianipar)

Check Also

Jelang Ramadhan, Rumah Makan dan Tempat Hiburan di Bintan Ditertibkan

Bintan, sidaknews.com – Memasuki bulan suci Ramadan pemerintah daerah (Pemkab) Kabupaten Bintan. Satuan Polisi Pamong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *