Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » Tiga Tersangka Kasus BBM Tangkapan Wali Kota Segera Disidangkan

Tiga Tersangka Kasus BBM Tangkapan Wali Kota Segera Disidangkan

Ilustrasi. foto: net
Ilustrasi. foto: net

Tanjungpinang, sidaknews.com – Ari dan Sodikin, dua tersangka kasus dugaan pelansiran BBM bersubsidi jenis solar yang diamankan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) KM 7 Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang tahun lalu telah didaftarkan oleh Kejaksaan Negeri Tanjungpinang ke Pengadilan Negeri Kelas 1 Tanjungpinang.

Sedangkan berkas untuk Jefri selaku penadah BBM yang dijual oleh Sodikin di Kijang Kabupaten Bintan telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Ristianti Andriani saat ditemui, Rabu (14/1) lalu. Ia mengatakan tindak lanjut kasus tersebut hingga kini hanya tinggal menunggu jadwal dari persidangan saja.

“Berkas dua tersangka pelansir solar tangkapan wali kota sudah kita daftarkan ke persidangan. Tapi tersangka penadahnya belum didaftarkan karena berkasnya baru diserahkan lagi ke Kejaksaan. Kemarin sempat dipulangkan lagi ke penyidik,” ujar Ristianti.

Sejarah naiknya status Jepri dari saksi menjadi tersangka karena, dari hasil pemeriksaan di lapangan ditemukan kapal kayu milik tersangka tersebut berisi 5,8 ton solar dibeli secara ilegal dari pelaku pelangsir. Hal itu juga diakui oleh Sodikin saat ‘bernyanyi’ diperiksa penyidik Polres Tanjungpinang.

“Sementara yang diduga sebagai penampung atau penadah yang satu lagi Aseng, tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka karena kurangnya alat bukti. Hal ini karena tidak ditemukan barang bukti yang dijual pelansir di lokasi penggerebekan milik Aseng. Jadi kita tetapkan sebagai saksi saja,” tegas Santi sapaan akrabnya Ristianti.

Sekedar diketahui, pada saat tertangkap tangan oleh wali kota didapati dua pelaku masing-masing, Ari, sopir membawa mobil Panter BP 1451 QT dan memiliki tangki yang sudah dimodifikasi untuk memuat minyak solar sebanyak 300 hingga 400 liter.

Dari tangannya, petugas juga berhasil mengamankan empat lembar kartu kendali pembelian minyak solar, uang sebanyak Rp2,5 juta dan sebilah senjata tajam jenis samurai.

Kemudian Sodikin alias Paimin, sopir mobil Isuzu Panter BP 1681 OD yang juga memiliki tanki yang sudah dimodifikasi. Termasuk barang bukti lain berupa sebutir peluru aktif senjata jenis FN dan 11 lembar kartu kendali BBM diduga palsu dan uang sebanyak Rp2,6 juta.(Rindu Sianipar)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>