Home » Berita Foto » Tim Terpadu Amankan Warga Pelangsir Premium

Tim Terpadu Amankan Warga Pelangsir Premium

Bahan Bakar Minyak Botolan Yang Banyak Dijual Warga (Foto Istimewa)
Bahan Bakar Minyak Botolan Yang Banyak Dijual Warga                     (Foto Istimewa)

KARIMUN,Sidak News.com : Jajaran Polsek Kundur, Sat Pol PP dan Koramil 03 yang tergabung dalam Tim Terpadu Kecamatan Kundur, beberapa waktu lalu berhasil mengamankan dua pelaku penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bensin di dua lokasi yang berbeda.

Tim Gabungan yang tengah melakukan razia disejumlah kios yang ada di Kecamatan Kundur ini, untuk mengantisipasi pemberlakuan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang baru.

Saat Tim melakukan penggeledahan disejumlah kios, alhasil, dua warga Kundur yakni Tie Seng alias Kue Pang dan Supian bin Usman (26), diamankan tim. Dalam melakukan penggeledahan petugas berhasil menyita 12 botol plastik bekas minuman berisikan premium siap untuk diedarkan.

Sekitar dua jam kemudian, ditempat terpisah tim gabungan juga mengamankan Supian beserta barang bukti dua jerigen bensin yang siap jual.

Kapolsek Kundur, Kompol Ade Kuncoro, saat dikonfirmasi media ini diruangannya, membenarkan telah mengamankan dua warga Pelangsir Premium. Keduanya diamankan ketika dilakukan razia tim gabungan dalam rangka antisipasi kenaikan BBM oleh pemerintah.

Kita telah mengamankan dua pelaku yang melakukan pelangaran hukum, selain melanggar peraturan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kecamatan Kundur, yakni menjual di atas Rp 4. 700 per liter, dua pelaku bisa dijerat dengan pasal 55 KUHP dan bisa terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun.
Tie Seng alias Kue Pang, pemilik kios premium “Sandi” di jalan Sunaryo, Kilo Meter (KM) 4, RT 003 RW 002, Kelurahan Tanjungbatu Barat adalah yang pertama kali diamankan oleh tim, Kata Kompol Ade Kuncoro.

“Saat itu pelaku sedang bersiap untuk menjual BBM jenis Bensin yang telah dikemas didalam botol, saat ditanya, pelaku mengaku kalau bensin di kiosnya sudah habis, namun saat dicek ternyata 12 botol bensin didalam karung plastik diatas motor sudah siap untuk dijual,” tutur Ade.

pada hari yang sama, Tim gabungan kembali mengamankan Supian di simpang Urung, jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanjungbatu. Hampir sama dengan tersangka Kue Pang, tersangka Supian juga diduga menjual premium di atas harga eceran resmi di kios.

“Saat dimintai keterangannya, Supian mengatakan, tidak memiliki izin untuk menjual BBM, bahkan ia tidak memilik kios untuk berjual BBM. Pelaku mendapatkan BBM dari setiap kios yang ada di Pulau Kundur,” ungkap Ade.

Dari hasil keterangan Supian bisa mengumpulkan 6 jerigen premium dalam satu hari. Dalam satu hari pula pelaku berhasil menghabiskan dua jerigen BBM jenis bensin untuk dijual. Pelaku menjual BBM jenis bensin setiap satu botolnya berkisar Rp10.000 dengan ukuran tidak penuh.

Kini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kundur. Dan kasus ini masih dalam penyelidikan. Kedua pelaku masih diperiksa dan juga saksi-saksi masih dimintai keterangan.(Ali.S)

Check Also

Pusat Kuliner (Food Court) di Melayu Square.

Lsm Lidik Kepri Pertanyakan Pembangunan Pusat Kuliner Dimelayu Square

Tanjungpinang, sidaknews. com – Sekretaris LSM Lidik Kepri, Indra Jaya angkat bicara terkait Pemerintah Kota Tanjungpinang membangun …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>