Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Timnas “Garuda Muda” Disambut Ribuan Warga Purwakarta

Timnas “Garuda Muda” Disambut Ribuan Warga Purwakarta

 Timnas "Garuda Muda" Disambut Ribuan Warga Purwakarta.

Timnas “Garuda Muda” Disambut Ribuan Warga Purwakarta.

PURWAKARTA,Sidaknews.com – Timnas Indonesia “Garuda Muda” yang baru saja mengikuti Final Dunia Sepakbola U-12 yang diwakili SSB Asad 313 Jaya Perkasa Purwakarta disambut ribuan warga saat memasuki ke kampung halamannya sejak keluar pintu tol Cikopo Bungursari Purwakarta, jumat (20/11) siang.

Puluhan kendaraan mengiringi kedatangan mereka sepanjang gerbang tol cikopo (cikampek-red) bungursari hingga menuju sekretariat daerah purwakarta untuk dijamu di gedung pemerintah kabupaten yang sudah menunggu bupati dan muspida setempat.

Sepanjang jalan yang dilewati sekitar 3km, ribuan warga dari mulai pelajar yang memang sengaja menyambut, hingga pegawai pemkab mengular sepanjang jalan yang dilewati.

Ada pula warga yang sengaja konvoi sedari gerbang tol cikopo. Bak idola, mereka dielu-elukan sepanjang jalan. Praktis jalanan menjadi ramai dan padat, tak jarang pengguna jalan pun ingin mengetahui apa yang terjadi.

Tak hanya sampai disitu, pahlawan muda yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Final Dunia Sepakbola ini, selain konvoi 6.1menggunakan kendaraan terbuka mereka pun diarak tarian Genye dan manusia keramik yang telah disediakan di pertigaan patung arjuna pasar jumaah menuju pemkab setempat. Sesampainya di gedung negara pemkab, mereka disambut Bupati Dedi Mulyadi dan unsur muspida.

Mereka adalah 12 siswa SD purwakarta usia 12 tahun yang tergabung dalam SSB ASAD 313 Jaya Perkasa purwakarta dalam laga final sepakbola Dunia U-12 Danone Nations Cup (DNC) 2014 yang digelar 14-16 Nopember kemarin.

Prestasi yang ditorehkan anak purwakarta ini di final dunia, cukup menggembirakan. mereka finish di peringkat ke 7 dunia lebih baik satu peringkat dari tahun sebelumnya yang berada di posisi 8. saat itu diwakili SSB Tugu Muda Semarang. selain itu, Reynaldi Saela Hakim sang penjaga gawang timnas, didaulat jadi Kiper Terbaik dalam ajang tersebut.

 Timnas "Garuda Muda" Bersama Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi,SH

Timnas “Garuda Muda” Bersama Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi,SH

Mewakili Indonesia di final dunia ini, ke 12 anak tersebut berada di grup D bersama Afrika Selatan, Meksiko dan Belgia. mereka terbilang sukses di fase grup ini dengan keluar sebagai runner up setelah mengalahkan Afsel 3-0, imbang dengan meksiko 1-1.

Dan melibas belgia 2-0. di 16 besar, mereka pun sukses menumbangkan juara bertahan Perancis 3-1 lewat adu penalti. namun sayang, memasuki perempat final, mereka harus mengakui keunggulan Chile 2-1.

kalah postur tubuh, tak menciutkan nyali garuda cilik ini. perebutan peringkat ke lima hingga 8 pun mereka tempuh. pada perebutan peringkat 5 dan 6, mereka kalah 3-1 kontra Rumania.

Namun, pada perebutan peringkat 7 dan 8, mereka harus kembali bertemu meksiko, kali ini sukses mempermalukannya dengan keluar sebagai peringkat 7 mengalahkan meksiko 1-0.

Hal itu menjadi pembuktian semangat garuda muda tidak bisa dikalahkan walaupun kalah postur, hal itu yang diungkapkan Alwi Hasan, 6.4Manajer ASAD 313, menurutnya sempat diragukan saat pembukaan acara karena postur mereka yang terbilang kecil dibandingkan tim lain.

Namun pada pembukaan Garuda Muda mampu mengahancurkan Afrika Selatan dengan Skor 3-0, bahkan setelah mengalahkan Perancis garuda muda mempunyai sebutan superkid football.

” kami sempat diragukan berbicara banyak, akan tetapi semangat juang mereka mampu membuktikan bahwa Indonesia mempunyai talenta dan bakat besar dalam sepakbola, bahkan setelah kami mengalahkan Perancis, tim lain menjuluki kami sebagai superkid football.”, ujarnya.

Bahkan ada salah satu pemandu bakat, yang hadir dalam kejuaraan tersebut menawari garuda muda untuk berlatih di eropa, karena

inilah sambutan warga Purwakarta atas kemenangan Timnas "Garuda Muda"
Inilah sambutan warga Purwakarta atas kemenangan Timnas “Garuda Muda”

menurut mereka kemampuan mereka sudah sangat baik, sehingga pada Bulan Desember, tim Perancis dan Kanada akan berkunjung ke Purwakarta untuk melihat pembinaan sepak bola usia muda.

kedatangan para garuda muda, langsung disambut oleh Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi., SH., dedi mengapresiasi para garuda muda yang mampu berbicara dipentas sepakbola internasional.

” saya bangga apa yang telah diraih mereka, karena mereka membuktikan bahwa bangsa kita mampu berbicara dan mampu mengalahkan tim terbaik dari luar negeri.”, ujarnya.

Terkait pembinaan Dedi, memanambahkan bahwa pemerintah akan memfasilitasi pembinaan sepak bola usia dini, dengan membangun sarana penunjang mereka berlatih.

” 2015 nanti pemkab akan menyiapkan semuanya, merenovasi lapang yang lebih baik dan resprentatif, meningkatkan fasilitas pelatihan, gizi makanan, pendidik serta asrama yang nanti akan dibangun dengan nilai 2 miliar, 6.5serta siap memberangkatkan kembali ASAD 313 untuk mengikuti turnamen di Portugal 2015 nanti.”, ujarnya.

Hal itu menjadi perhatian Dedi dalam pembinaan usia muda, karena menurutnya membangun prestasi tidak bisa dengan instan tapi perjuangan dan peningkatan pembinaan terutama untuk usia dini.

” tidak bisa instan untuk membangun prestasi tapi harus melalui proses maka dengan ini kita akan menyiapkan berbagai fasilitas serta melakukan seleksi bagi para calon pemain, bahkan kedepan akan ada sebelas anak Papua yang akan ikut berlatih.”, tuturnya.(Karla@.Humas Setda Purwakarta)

Check Also

Dinas kehutanan Provinsi Sumut selidiki banjir bandang di kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – akibat maraknya penebangan liar disekitar gunung lubuk raya, pihak Dinas Kehutanan Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *