Rabu , 28 Juni 2017
Home » Berita Foto » Tindak Tegas Pelaku Illegal Fishing Di Anambas

Tindak Tegas Pelaku Illegal Fishing Di Anambas

Saat perwakilan Demo menyampaikan inpirasi rekan-rekan pendemo Zamri
Saat perwakilan Demo menyampaikan inpirasi di ruangan DPRD Anambas.

ANAMBAS,Sidaknews.com – Komadan Pangkalan Angkatan Laut (Dan Lanal) Tarempa, Letkol Laut (P) Agung Jaya Saktika kabupaten kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau berjanji akan menindak tegas illegal fishing di Perairan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Agung menegaskan, bahwa tindakan tegas kepada pelaku pelanggaran sudah merupakan komitmen yang dijunjungnya semenjak menjabat seabagai Danlanal Tarempa lebih dari 2 tahun silam. Menurutnya, sejak awal ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran di perairan Anambas.

“Awal saya di sini ada banyak sekali pengebom ikan.Bukannya mau takabur, tapi dalam tempo 3 Bulan saja saya di sini, saya habiskan semua para pengebom ikan itu semua. Saya sampai tidak tidur hanya untuk mengelabui mereka,” ungkapnya usai menghadiri Sidang Paripurna Istimewa HUT Anambas di Gedung DPRD, Selasa (24/06).

Tidak hanya itu, totalitasnya dalam menangkap kapal-kapal yang melakukan illegal fishing juga dilakukan secara maksimal. Dalam satu tahun terakhir saja kata Agung, sudah ada 30 kapal tangkapan yang berhasil diamankan Lanal Tarempa.

“Itu bukti komitmen saya. Kalau saya mau main-main, mungkin saya bias dapat uang miliaran rupiah. Tapi saya tidak mau, saya bakal sapu bersih, kalau itu memang murni tuntutan masyarakat,” tegas Agung. yang kala itu menghadiri Sidang paripurna Istimewa HUT Anambas ke 6 di Gedung DPRD Anambas, Selasa (24/06).

Tegas Agung Saya ikhlas bila dituduh menerima duit. Yang jelas komitmen saya menjaga Anambas ini dari kapal asing. Saat ini kami tengah mendalami dugaan penyeludupan BBM secara besar-besaran. Bisa dilihat ada kapal tanker yang berlabuh di sana. Dan itu yang tengah kami kerjakan,” ujarnya kembali.

Tidak hanya itu, pihaknya pun tegas meminta agar anggotanya diawasi dalam menjalankan kinerjanya. Hal itu pun, ia kemukakan dalam surat keputusan bersama yang ditandatangani bersama oleh sejumlah pihak itu.

Dalam aksinya, nelayan asal Anambas meminta ketegasan pihak pemerintah dan instansi terkait untuk menindak tegas pelanggar peraturan di laut. Salah satu nelayan asal Desa Pianpasir, Zamri juga mengaku kerap melihat nelayan asing beroperasi di wilayah tangkap 5 mill lepas pantai. Hal tersebut tentunya membuat dirinya merasa ditindas. Belum lagi dirinya menyaksikan ada petugas yang mendekat ke kapal tersebut.

“Kami pernah melaut hanya 3 sampai 5 mil paling jauh dari pulau dan kami menyaksikan ada kapal nelayan Thailand yang ngambil ikan. Petugas juga sering kami lihat mendekati kapal mereka, kami tidak tahu petugas apa mereka. Tapi waktu saya mencoba mendekati kapal thailand itu, mereka ngaku sudah bayar ke oknum petugas. Tak tahu petugas mana yang dimaksud,” tegas Zam.(Rohadi)

Check Also

Lebaran Ketiga, Warga Padati Plaza Marelan

Medan, sidaknews.com – Berbagai macam cara warga untuk mengisi waktu libur lebaran Idul Fitri 1438 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *