Rabu , 24 Mei 2017
Home » Berita Foto » Tok!!! Faly Kartini Divonis Dua Tahun Penjara

Tok!!! Faly Kartini Divonis Dua Tahun Penjara

Eggi Sudjana memberikan keterangan pada wartawan terkait vonis yang dijatuhkan pada terdakwa Faly Kartini (tengah, baju hitam) di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (9/3). Foto : Rindu Sianipar
Eggi Sudjana memberikan keterangan pada wartawan terkait vonis yang dijatuhkan pada terdakwa Faly Kartini (tengah, baju hitam) di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (9/3). Foto : Rindu Sianipar.

Tanjungpinang, sidaknews.com – Faly Kartini Simanjuntak (31), terdakwa kasus korupsi perbankan di Bank Riau-Kepri divonis majelis hakim selama dua tahun penjara.

“Atas perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman selama dua tahun penjara dan dikurangi selama terdakwa pernah ditahan. Diperintahkan, agar terdakwa dilakukan penahanan di rumah tahanan negara,” ujar majelis hakim yang dipimpin Parulian Lumbantoruan pada persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang, Senin (9/3).

Selain hukuman badan, Faly juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp 50 subsider tiga bulan penjara serta dikenakan hukuman membayar uang pengganti kerugian negara yang timbul dalam kasus ini senilai Rp 487.334.074.

“Dengan ketentuan, jika uang pengganti tidak dibayarkan, maka harta benda terdakwa dapat disita dengan tenggang waktu satu bulan setelah perkara ini memiliki kekuatan hukum tetap. Jika harta benda yang disita tidak mencukupi, dapat diganti dengan hukuman selama satu tahun penjara,” urai Parulian dalam amar putusannya.

Menurut hakim, Faly terbukti secara sah bersalah sebagaimana dalam dakwaan subsider yakni melanggar ketentuan pasal 3 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 KUHP.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Noviandri dari Kejati Kepri yang sebelumnya menuntut terdakwa selama tiga tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga tahun serta dikenakan membayar uang pengganti sebesar Rp Rp 487.334.074. Jika tidak dibayar, dapat diganti dengan hukuman selama satu tahun dan sembilan bulan penjara.

Terhadap tuntutan tersebut, Faly Kartini yang ditemani kuasa hukumnya Eggi Sudjana mengatakan masih pikir-pikir selama tujuh hari apakah banding atau tidak, begitu juga dengan jaksa mengutarakan hal yang sama.

Dalam amar putusan hakim, terdakwa yang merupakan debitur di Bank Riau-Kepri dinilai bersalah dengan modus melakukan korupsi secara bersama-sama dengan Kaharuddin Menteng dan Subowo, dua pimpinan Bank Riau Kepri.

Sementara, dua pimpinan bank tersebut telah divonis majelis hakim masing-masing satu tahun dan enam bulan penjara beberapa bulan yang lalu. Pada tahun 2010 lalu, Faly Kartini mengajukan kredit senilai Rp 1,2 miliar ke bank tersebut. Namun, terealisasi sekitar Rp 800 juta dengan dua kali pembayaran.

Pembayaran kredit oleh terdakwa kemudian bermasalah (macet) hingga kasus ini tercium penegak hukum. Terdakwa sendiri pernah ditetapkan jaksa termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), ia kemudian tertangkap setelah dua tahun menjadi buronan.(Rindu Sianipar)

Check Also

Pertahanan Semesta Membangun Kemanunggalan TNI-RAKYAT

Lhokseumawe, sidaknews.com – TNI merupakan alat pertahanan Negara untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *