Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Toko Penjual Lem Tidak Layani Pembeli Kalangan Anak-Anak

Toko Penjual Lem Tidak Layani Pembeli Kalangan Anak-Anak

JUMLING “Wakil Walikota Tebingtinggi Ir Oki Doni Siregar ketika memimpin kegiatan Jumling di Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi meminta agar aparat pemerintah respon terhadap kondisi warganya”.
JUMLING “Wakil Walikota Tebingtinggi Ir Oki Doni Siregar ketika memimpin kegiatan Jumling di Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi meminta agar aparat pemerintah respon terhadap kondisi warganya”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Wakil Walikota Tebingtinggi Ir H Oki Doni Siregar meminta kepada toko penjual lem agar tidak melayani pembeli dari kalangan anak-anak. “Banyak lem itu dipergunakan sama anak-anak dengan istilah ‘ngelem’.

Ini sangat membahayakan karena bisa membuat ketagihan sehingga kesehatan anak-anak bisa terganggu”, pinta Oki saat memimpin kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Jumat (7/11).

Dia menjelaskan, penyalahgunaan aroma lem bisa merusak fungsi otak anak-anak, sehingga selain membahayakan kesehatan, tingkat kecerdasan anak bisa menurun, dan apabila itu dipakai secara berkelanjutan akan menyebabkan kanker otak dan bisa berujung pada kematian.

“Kepada para orangtua supaya terus melakukan pengawasan kepada anak-anaknya, apabila melihat perubahan pada anak, adakan pendekatan sampai anak tersebut mengaku sebelum terlanjur semakin jauh,” papar Oki.

Pada kesempatan itu, Oki juga meminta aparat pemerintahan kota mulai dari Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat harus responsip terhadap kondisi warga di daerahnya masing-masing. Sekecil apapun itu, jangan tidak mau tahu dan tak peduli dengan keadaan. “Bila perlu kursi teras warga pun, jika bergeser dari posisi semula juga harus diketahui, mungkin ada terjadi sesuatu dirumah tersebut, Camat, Lurah dan Kepling harus aktif jemput bola dengan memberdayakan masyarakat,” pintanya.

Oki juga mengingatkan agar aparat Kepling, Lurah dan Camat serta warga masyarakat agar peduli dengan tetangga dan warga sekitar tempat tinggalnya, jangan sampai ada warga yang tidak tahu siapa tetangga dan apa aktivitasnya. Tetangga merupakan keluarga terdekat dan kepling merupakan koordinatornya, untuk itu jagalah hubungan silaturahmi yang baik dengan sesama tetangga.

Dalam dialog interaktif antara Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan warga, Oki Doni Siregar menyampaikan beberapa program pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota diantaranya menyangkut tentang pendidikan, kesehatan dan rumah layak huni, pengelolaan sampah dan pertanian perkotaan (urban farming) dengan menggulirkan berbagai jenis bantuan, yang pada prinsipnya adalah semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Warga masyarakat diminta tetap mematuhi paraturan-peraturan yang sudah dikeluarkan pemerintah daerah, peraturan tersebut dibuat agar kita semua tertib dan dapat beraktifitas dengan baik, misalnya peraturan tentang pembayaran pajak PBB,” imbuhnya. (Hans)

Check Also

Sakitnya di Penjara Malaysia, Ini Pengakuan Salmiah TKI Asal Sumut

Tanjungpinang, sidaknews.com – Setelah lama mengadu nasib di Negara jiran Malaysia kurang lebih selama 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *