Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Tolak digusur, pedagang buku di Medan teriakkan nama Jokowi

Tolak digusur, pedagang buku di Medan teriakkan nama Jokowi

Ratusan Pedang Buku Demo
Ratusan Pedang Buku Demo

Sidaknews.com – Ratusan pedagang buku bersama aktivis dan mahasiswa melakukan demonstrasi di Jalan Bukit Barisan, Medan, Senin (16/12). Aksi ini mereka lakukan untuk menentang rencana penggusuran lokasi penjualan buku di sisi timur Lapangan Merdeka, Medan.

Di sisi lain, seribuan aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Medan, polisi dan tentara juga sudah berada di Jalan Bukit Barisan. Mereka didukung sejumlah alat berat, mobil pemadam kebakaran, dan ambulans.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa menyatakan menentang relokasi pedagang buku dan menuntut adanya revitalisasi. Mereka menolak dipindahkan ke Jalan Pegadaian Medan.

“Revitalisasi sisi timur Lapangan Merdeka adalah hak asasi pedagang buku,” ucap Taufik Umar Dani, kuasa hukum P2BLM (Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka).

Selain berorasi dan bernyanyi, para pengunjuk rasa meneriakkan yel-yel menentang penggusuran. Mereka juga meneriakkan nama Jokowi dalam aksinya. “Hidup Jokowi, hidup Jokowi,” teriak mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Kota Medan Gunawan Lubis mengatakan, lokasi pedagang buku tetap akan dikosongkan hari ini agar pembangunan Sky Cross kereta api Bandara Kualanamu bisa dilanjutkan. Namun, dia menyatakan, pedagang hanya dipindahkan sementara. Mereka nantinya akan dikembalikan ke lokasi semula.

“Ini dilakukan agar kami bisa bekerja. Perlu digarisbawahi, hanya untuk sementara. Setelah pekerjaan kami selesai, pedagang akan kami pindahkan kembali ke lokasi ini (Lapangan Merdeka),” ucapnya.

Hingga pukul 11.30 WIB, demonstrasi masih berlangsung. Personel gabungan yang akan melakukan penggusuran pun tampak masih berada di Jalan Bukit Barisan.sumber.merdeka.com

 

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *