Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Tri Sutiono Bersimbah Darah, Gara-Gara Polisi Tidur

Tri Sutiono Bersimbah Darah, Gara-Gara Polisi Tidur

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Karimun,Sidaknews.com – Akibat Perang mulut antara Tri Sutiono (37) dengan Hendra Wijawa berujung pada penikaman, akhirnya Tri Situono dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Karimun. keduanya adalah warga perumahan New Orland Bukit Senang. Penikaman ini terjadi pada jum’at (17/10) jam 07.00.

Keterangan yang diperoleh media ini di lapangan, Fitri sang istri korban mengatakan, pada malam itu kebetulan suami saya sedang mengerjakan polisi tidur di jalan. Pagi harinya saya bersama suami sedang sarapan, tiba-tiba pelaku mendatangi rumah dan seketika itu juga marah-marah, akhirnya terjadi adu mulut, Hendra kembali ke rumahnya dan kembali lagi sudah membawa pisau, sementara suami saya hanya membawa gunting pemotong besi dari dapur.

Masih Fitri, “disitu saya melihat, bahwa pelaku dengan kesetanan menancabkan pisau ke dada suami saya”.

Jum’at (17/10) kira-kira waktu masih menunjukkan jam 07,00 WIB,Keheningan dan kesunyian diperumahan new orlands RT1 RW3 bukit senang, tiba tiba dipecahkan oleh teriakan suara orang yang berteriak, meminta pertolongan, penyebabnya adalah perang mulut antara dua orang yang bertetangga hanya karena polisi tidur.

Alhasil Tri harus secepatnya dilarikan ke RSUD karena dari duel yang mereka lakukan Tri mendapat luka tikaman didada kanannya.sedangkan M.Hendra lawan duelnya beserta istrinya langsung menuju kapolsek Balai untuk menyerahkan dirinya.

Menurut Hendra pagi itu dia mau keluar rumah dan dilihatnya didepan rumah Tri, ada papan palang lantaran ada polisi tidur yang baru aja dibuat oleh Tri, sebelum saya melintas saya turun dulu dan memeriksa semen polisi tidur udah kering ataupun belum,teryata udah kering makanya saya ketepikan papan palang yang menutupi polisi tidur sebelum saya melintas,rupanya sikorban nampak dan keluar rumah sambil marah marah ungkap hendra.

Perang mulutpun terjadilah dan tiba tiba hendra masuk kerumahnya dan ketka keluar udah membawa gunting besi,dan sayapun terpaksa jugala masuk kerumah saya untuk mengambil pisau dapur, dan duelpun tak bias terelakan lagi sikorban menggayunkan gunting besinya kearah saya dan saya sempat mengelak,dan degan gerakan repfek saya langsung menikam pisau dapur saya kedada sikorban.

Usai kejadian itu saya beserta istri dan anak saya langsung kekapolsek balai untuk menyerahkan diri ,hingga jumat siang hendra masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik polsek balai.

Menurut fitri selaku istri sikorban lain pula ceritanya di RSUD karimun, menurut Fitri suaminya membuat polisi tidur itu,lantaran ada pipa air dari seberang jalan yang menuju rumahnya ,supaya tidak pecah makanya suaminya membuat polisi tidur, ujar Fitri, dan warga tidak ada yang komplen sewaktu pengerjaan dan mereka pun melewati jalan lain karena dikomplek kami itu bukan hanya itu aja jalan satu satunya.

Masih menurut Fitri, sepertinya sipelaku baru aja tinggal dikomplek kami dan namanya pun kami belum tahu, pagi itu dia marah marah dan membongkar papan palang dan juga merusak pot- pot bunga saya, dan perkelahian pun tidak dapat terelakan lagi, masih menurut Fitri keributan itu dimulai dari sipelaku penikaman. mana ada suami saya mengayunkan gunting besi kearah si pelaku, dan sejumlah warga yang ada ditempat kejadian sempat juga mau meleraikan,tetapi warga gak berani lantaran sipelaku ada membawa pisau bersamanya.

Menurut Kapolsek Balai,Kompol.Syarifudin Dalimunte saat ini pihaknya masih lagi dalam penyelidikan,dan kita belum lagi menetapkan siapa tersangkanya, hendra masih kita periksa dulu. hendra jika bersalah bisa dijerat dengan pasal 351 KUHP jika terbuti bersalah, (Ali,S)

Check Also

img-20170327-wa0020-1-640x427

Peringatan HUT Damkar, Petugas Diminta Siaga 24 Jam

Lutim, sidaknews.com – Sebagai upaya responsif jika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Petugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>