Home » Berita Foto » Truk Muatan Kencur Dirampok Kawanan Bersenpi

Truk Muatan Kencur Dirampok Kawanan Bersenpi

Keterangan gambar: DIRAMPOK “Truk pengangkut kencur asal Bengkulu Nopol BD 8740 CU dirampok kawanan bersenjata api (senpi) di Jalan Lintas Tebing Pematang Siantar tepatnya dikawasan Perkebunan PTPN IV Desa Gunung Kataran Tebingtinggi Sergai”.
Keterangan gambar:
DIRAMPOK “Truk pengangkut kencur asal Bengkulu Nopol BD 8740 CU dirampok kawanan bersenjata api (senpi) di Jalan Lintas Tebing Pematang Siantar tepatnya dikawasan Perkebunan PTPN IV Desa Gunung Kataran Tebingtinggi Sergai”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Sebuah truk pengangkut kencur yang akan dikirim ke Pasar Sentral Medan asal Bengkulu ber-nopol BD 8740 CU dikemudikan Marhadi Munthe (27) warga Jalan Perhubungan Pagar Dewa Bengkulu dirampok lima kawanan bersenjata api (senpi), Senin (9/2) di Jalan Lintas Tebing Pematang Siantar tepatnya dikawasan Perkebunan PTPN IV Desa Gunung Kataran Tebingtinggi Sergai.

Kawanan perampok yang menggunakan senpi dan berpura-pura sebagai polisi itu menyikat uang perjalanan milik korban bersama temannya supir pengganti, Inov Riwan (40) warga Bengkulu sebesar Rp 3,2 juta.

Informasi diperoleh dari Mapolres Tebingtinggi, Kapolres melalui Kasat Reskrim AKP Pardamean Hutahaean SIK SH membenarkan kejadian dan pengaduan korban ke Mapolres setelah dirampok di lintasan Jalan Tebingtinggi Pematang Siantar sekitar pukul 04.00 Wib.

Korban Marhadi Munthe mengaku pada hari Jumat lalu diperintahkan tokenya membawa muatan Kencur seberat 7 ton yang akan dikirim ke Medan, kemudian keduanya menerima uang perjalanan sebanyak Rp 3,5 juta.

Sesampai di lokasi kejadian, truk yang datang dari arah Pematang Siantar menuju Medan dipepet mobil Avanza yang diketahui ber-Nopol BK 1036 VQ lalu truk berhenti, kemudian seorang pelaku dari 5 kawanan menemui korban, mempertanyakan soal muatan, lalu dijawab korban muatan hanya kencur yang akan dikirim ke Pasar Sentral Medan.

Kemudian pelaku mempertanyakan apakah korban membawa sabu-sabu dan langsung dibantah oleh korban sehingga pelaku meminta agar truknya diperiksa. Selanjutnya empat kawanan lainnya turun dari mobil lalu meminta kedua sopir truk agar turun sambil menodongkan senpi kearah keduanya.

Sesaat setelah korban turun, seorang pelaku meninju bibir korban hingga luka, kemudian merogoh seluruh isi kantong baju dan celana milik kedua korban serta memeriksa bagian depan tempat duduk supir, lalu menemukan dompet berisikan uang Rp 3 juta ditambah dari saku kedua korban senilai Rp 200 ribu, setelah itu kelima pelaku kabur. Marhadi yang ditinju pelaku mencoba mengejar mobil Avanza warna hitam hingga terlihat nomor plat BK 1036 VQ kemudian dicatat korban di telapak tangannya.

Kasat Reskrim AKP Pardamean Hutahaean SIK SH usai menerima pengaduan korban langsung membuat tim untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Kini masalah tersebut sedang dalam penyelidikan petugas Polres Tebingtinggi. (Wan)

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>