Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Ucok, Sarip jangan hanya bisa berbalas pantun

Ucok, Sarip jangan hanya bisa berbalas pantun

Ketua DPRD Purwakarta Ucok
Ketua DPRD Purwakarta Ucok Ujang Wardi.

Purwakarta,Sidaknews.com – Kisruh Partai Golkar Kabupaten Purwakarta yang melibatkan Ketua DPD Partai Golkar Sarip Hidayat dan beberapa Calon Legislatif yang menjadi Kordinator untuk penggunaan dana Saksi Partai Golkar untuk TPS yang diduga digelapkan oleh Ketua DPD Partai Golkar Sarip Hidayat dan Merosotnya Jumlah Kursi Partai Golkar untuk DPRD memasuki babak baru.

Sarip dalam pernyataannya di salah satu Media Cetak Suara Golkar Anjlok, Sarip salahkan Kader, bahkan Sarip berbalik mengatakan bahwa seharusnya dirinya yang mempertanyakan dan meminta Evaluasi bukan Ucok Ujang Wardi sebagai Wakil Ketua dan Ir Jan Syahri sebagai Sekertaris, kenapa tidak bisa mengemban tugas Partai, berita Selasa (6/5) disalah satu media.

Pernyataan Sarip yang merupakan adik dari Ade Komarudin salah satu Politisi Partai Golkar tersebut mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Ucok Ujang Wardi yang juga sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta

“Seharusnya sederhana saja, Sarip sebagai Ketua Partai memberikan penjelasan dan pertanggung jawaban terkait penggunaan anggaran Saksi TPS dari Partai Golkar sebesar Rp 163 Juta pada rapat Evaluasi kemarin, bukan berbalas Pantun melalui Media”Ujar Ucok diruang kerjanya Selasa (6/5)

Sarip dianggap kekanak-kanakan dan tidak mau legowo ketika menghadapi permasalahan Partai yang seperti ini dan selalu sembunyi.

“Pertanggung jawabannya mana, seharusnya pada saat rapat evaluasi Sarip hadir dan menjelaskan kepada pengurus, diterimanya anggaran dana saksi TPS tidak jelas dan tidak terbuka, tanpa menggunakan mekanisme Partai, Kenapa PK dan PD sebagai mesin Politik Partai tak dimanfaatkan, malah hanya memberikan kepada Kordinator atau Caleg tertentu saja.

Mekanismenya ketika anggaran turun maka harus ada Rapat Pimpinan dan memanggil PK dan PD untuk mengajukan saksi, pertanyaannya kan singkat apakah sampai hari ini Formulir C1 ada di Partai, apakah para saksi yang katanya saksi Partai memberikan Formulir C1, ditambah lagi Fakta Integritas Partai yang merupakan komitmen Sarip yang dipertanyakan juga”ujarnya

Ketua DPD Partai Golkar dianggap hanya mencari Kambing Hitam dengan menyalahkan Kader padahal jelas-jelas akibat kepemimpinannya dan kebijakannya banyak Kader hengkang dari Partai Golkar

“Lihat saja Partai Golkar hari ini anjlok menjadi 8 Kursi dari awalnya 11 Kursi DPRD Purwakarta, kita lihat berapa Kader Golkar yang hengkang ke Partai lain karena kebijakan yang dianggap bertolak belakang dengan Kader, dan hasilnya Kader tersebut berhasil meraih kursi dari Partai Lain, apakah pantas Kader Partai lagi yang disalahkan, dan perlu digaris bawahi ini tidak ada tujuan untuk pendongkelan Sarip sebagai Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta, hanya diminta pertanggung jawabannya saja”terangnya

Ketika ditanyakan siapa yang layak menjadi pengisi Kursi Ketua DPRD Dari Partai Golkar karena sampai hari ini suara Partai Golkar masih yang teratas

“Yang pasti Integritas, moralitas, dan kemampuan artinya harus menjadi Manager yang baik dan harus bisa menyikapi perkembangan politik yang ada, karena Ketua DPRD merupakan milik semua Partai, dari 8 orang yang meraih kursi dari Partai Golkar semuanya layak untuk menjadi Ketua DPRD hanya saja apakah seluruh mekanisme dan kelayakan bisa dipenuhi apalagi PP No 16 Tahun 2009 penjelasannya cukup, yang pasti untuk siapa yang menjadi Ketua DPRD Purwakarta akan diputuskan ditingkat Partai “tegasnya

Sampai hari ini Pengurus Partai Golkar Kabupaten Purwakarta masih mencari bukti transfer dari DPP , walaupun pengurus telah mengantongi beberapa bukti lainnya untuk kelengkapan pelaporan ke Kepolisian atas dugaan penggelapan Dana Saksi.(Adi Tarigan)

Check Also

img-20170327-wa0020-1-640x427

Peringatan HUT Damkar, Petugas Diminta Siaga 24 Jam

Lutim, sidaknews.com – Sebagai upaya responsif jika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Petugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>