Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Uding Tega Membacok Kepala Paman Sendiri, Korban Mendapat 150 Jahitan Dikepala

Uding Tega Membacok Kepala Paman Sendiri, Korban Mendapat 150 Jahitan Dikepala

Sidang
Sidang. M.Junifer alias Uding pada kasus percobaan pembunuhan terhadap Pamannya sendiri. Di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – M.Junifer alias Uding (22), pemuda yang satu ini didakwa atas percobaan pembunuhan terhadap pamannya, Bambang Sumantri.Akibatnya, Bambang mendapat 150 jahitan di kepalanya akibat dimartil.

Lima orang saksi dihadirkan dalam perkara percobaan pembunuhan ini, Kamis (19/9). Salah satunya adalah Bambang yang menjadi korban. Kepala Bambang sengaja digundul agar majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang dapat melihat luka yang diderita Bambang. Bekas hantaman martil. Luka bersilang-silang terlihat jelas terukir di kepala Bambang.
“Saya mendapat 150 jahitan akibat perbuatan terdakwa,” ucapnya.

Diceritakan Bambang, pada 1 April,ia mengantar temannya ke Bandara Raja Haji Fisabilillah. Kemudian, ia kembali pulang ke rumahnya di Perumahan Bintan Mas, Kampung Baru, Tanjunguban Utara. Sampai di rumah, Bambang beristirahat.

Tiba-tiba, Uding masuk ke dalam rumah dengan membawa pisau dan martil. Uding memartil kepala Bambang hingga berkali-kali.Pisau yang dipegangnya disayatkan ke kepala Bambang. Namun, Bambang melawan sambil berteriak mintan tolong. Para tetangga dikejutkan dengan kejadian itu. Uding melarikan diri.

Sementara itu menurut istri Bambang, orang tua Uding sudah meninggal dunia tujuh tahun lalu. Selama ini, ia dan Bambang yang merawatnya.

“Saya saat itu tak ada di rumah. Saya berada di Batam, baru pulang dari Palembang,” ucapnya.

Sementara itu, saksi dari pihak kepolisian mengatakan, pada 2 April, sekitar pukul 09.00, anggota Polsek Bintan Utara mendapat informasi dari masyarakat bawa ada percobaan pembunuhan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Uding, keponakan korban. Kejadian ini diduga terjadi dua jam sebelumnya.

Selanjutnya, beberapa anggota Polsek mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Saat itu, korban sudah dibawa ke rumah sakit.

Sementara, pelaku sudah melarikan diri. Di dalam rumah ditemukan sebuah martil yang sudah bernoda darah. Diluar rumah ditemukan sebilah pisau. Empat hari kemudian, Uding ditangkap di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluksebong. Saat diinterogasi, Uding mengakui perbuatannya.

Pemukulan dan penganiayaan itu dilakukan dengan tujuan membunuh korban.”Saya sakit hati dengan korban,” ucap Uding saat hakim menanyakan kebenaran dari keterangan para saksi.

Ketua Majelis Hakim R Aji Suryo menunda sidang pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.(SN)

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *