Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Umat Kristiani GKST Rayakan Natal Bersama

Umat Kristiani GKST Rayakan Natal Bersama

lutim
Wakil Bupati Lutim HM. Thorig Husler, Menyampaikan Sambutan Pada Perayaan Natal.

Luwu Timur, Sidaknews.com – Ratusan Umat Kristiani Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) merayakan suka cita Natal Pelayan III Klasis (Klasis Mangkutana–Tomoni, Klasis Burau – Wotu, Klasis Malili – Angkona) di Gereja GKST Jemaat Elim Maleku di Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana ( 01/12).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur HM. Thoriq Husler, Camat Mangkutana Kamal Rasyid, Camat Tomoni Hasis Dawi, Ketua Majelis Klasis Mangkutana – Tomoni Pdt. Elieser Meringgi M. Th serta Ketua Majelis Klasis Nuha Pdt. I Wayan Norsa Adiwijaya, S.Th dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan dan nyanyian pujian diantaranya berupa nyanyian Hymne GKST yang dinyanyikan Paduan Suara Jemaat Elim Maleku serta tari-tarian yang dipersembahkan oleh Remaja Jemaat Pniel Pakatan.

Ketua panitia Salmon S.Pd mengatakan perayaan natal tahun ini yang bertema, “Berjumpa dengan Allah Dalam Keluarga,” bertujuan untuk memahami betapa luhurnya keluarga dan bernilainya hidup sebagai keluarga.

Karena dengan natal menyadarkan kita untuk saling mendekatkan diri pada Tuhan dan saling mengasihi dengan cara peduli satu sama lain serta anggota keluarga hendaknya saling mengajar dengan cara berbagi pengetahuan dan pengalaman yang menyelamatkan, mereka sepatutnya saling memberi teladan yang baik, benar, dan santun.

Sementara Wakil Bupati Luwu Timur HM. Thoriq Husler saat diberi kesempatan menyampaikan sambutan pada perayaan natal tersebut menyampaikan ucapan selamat natal tahun 2014 dan selamat tahun baru 2015 kepada seluruh jemaat yang hadir.

Selaku pemerintah Husler mengharapkan melalui momentum perayaan natal kali ini Umat Kristiani mampu merefleksikan dan mengimplementasikan makna Natal dalam kehidupan dan lingkungan kita masing-masing.

“Saya percaya bahwa perayaan natal pada hari ini bukan hanya sebuah tradisi yang setiap tahunnya harus dilaksanakan, tetapi lebih dari itu harus ada makna yang dapat di petik dan diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari utamanya dalam mewujudkan Damai Natal,” imbau Husler.

Olehnya itu, Lanjutnya hendaknya kegiatan Natal bersama Pelayan Gerejawi GKST Klasis Mangkutana-Tomoni, Wotu dan Malili-Nuha ini dapat terus kita laksanakan di masa-masa yang akan datang, dalam rangka menjalin harmoni kehidupan diantara sesama umat beragama.

Perayaan natal pertama tahun 2014 dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Alius Rampalodji, M.Th. (ophy/hms)

Check Also

Dinas kehutanan Provinsi Sumut selidiki banjir bandang di kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – akibat maraknya penebangan liar disekitar gunung lubuk raya, pihak Dinas Kehutanan Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *