Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Usaha Perabot Di Bireuen Berkembang Pesat, Pemerintah Dinilai Kurang Peduli

Usaha Perabot Di Bireuen Berkembang Pesat, Pemerintah Dinilai Kurang Peduli

Usaha Prabot Di Blang Cot Tunong, Kecamatan jeumpa, Bireuen Terus Berkembang (Fot, TARMIZI A. GANI)
Usaha Prabot Di Blang Cot Tunong, Kecamatan jeumpa, Bireuen Terus Berkembang (Fot, TARMIZI A. GANI)

BIREUEN,Sidaknews.com – Usaha perabot yang ada di Bireuen telah berkonstribusi besar dalam membangkitkan usaha perekonomian masyarakat. Beragam jenis praduk mampu dihasilkan para tukang prabor di Bieuen seperti lemari, tempat tidur, kursi, meja, kayu profil, kayu bubut, dan jenis mobiler lainnya baik untuk kebutuhan rumah tangga, sekolah, pertokoan maupun perkantoran.

Abubakar Arifin (55) salah seorang pemilik usaha perabot di Gampong (Desa-red) Blang Cot Tunong, Kecamatan Jeumpa saat di temui penulis Rabu 28 Januari 2015 di prabot miliknya mangatakan, setiap usaha perabot saat ini mampu menampung tenaga kerja antara 5 sampai 10 orang, sedangkan kendala utama yang dihadapi saat ini kurangnya kepedulian pemerintah seperti bantuan modal, persaingan pasar, pelatihan, dan masalah bahan baku.

Umumya saat ini usaha perabot mendapatkan pinjaman modal dari perbankan dan koperasi dalam bentuk pinjaman kredit, sedangkan dari pemerintah belum pernah didapatkan, tambahnya.

M. Nasir Direktur Advice menyampaikan, sebenarnya usaha perabot yang ada di Bireuen merupakan sebuah potensi daerah yang semestinya harus dikembangkan oleh pemerintah. Karena usaha perabot selain mampu menciptakan lapangan kerja juga bagian dari sumber pendapatan daerah.

Namun pun demikian, kondisi yang terjadi usaha perabot tersebut masih sangat minim perhatian dari pemerintah, baik dalam hal dukungan modal maupun pelatihan untuk peningkatan kapasitas pelaku usaha, sehingga mampu bersaing dengan produk luar daerah.

Selain itu, banyak usaha perabot yang ada di Bireuen disinyalir belum memiliki izin usaha. Dengan demikian harus ada kebijakan pemerintah daerah untuk turun kelapangan mendata dan membuat serta mempermudah proses pengurusan izin usaha bagi mereka. (Tarmizi A. Gani)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *