Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Vonis Kasus Korupsi : Hermansyah Divonis 2,8 Bulan Penjara

Vonis Kasus Korupsi : Hermansyah Divonis 2,8 Bulan Penjara

 Vonis Kasus Korupsi : Hermansyah Divonis 2,8 Bulan Penjara
Hermansyah, Terdakwa Kasus Korupsi (Kiri).

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Hermansyah divonis dua tahun dan delapan bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidang Korupsi Tanjungpinang, Kamis (3/7). Namun, mantan Kepada Bidang Badan Kepegawaian dan Diklat di Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lingga ini masih berpikir kembali untuk menerima hukuman tersebut.

Ketua Majelis Hakim Jarihat Simarmata dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi kegiatan pendidikan dan pelatihan di BKD Lingga. Dalam pelaksanaannya, dana kegiatan tidak terserap sekitar Rp 300.334.348.

Ternyata, dana tersebut tidak disetorkan oleh terdakwa kepada bendahara pengeluaran hingga 31 Desember 2009. Hermansyah juga tidak melaporkan hal tersebut kepada Pengguna Anggaran Syamsudi. Uang itu untuk menutupi uang yang harus dipertanggungjawabkan pada kegiatan tahun 2008 sekitar Rp 360 juta. Rupanya, masih ada sisa uang yang tidak dikembalikan Hermansyah sekitar Rp 286.334.348.

Sebelum menjatuhkan hukuman kepada terdakwa, majelis hakim perlu mempertimbangkan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum. Terdakwa dituntut dengan hukuman empat tahun penjara, denda Rp 200 juta atau subsider enam bulan kurungan. Terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti sekitar Rp 282 juta lebih.

“Majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan JPU. Majelis hakim memvonis terdakwa selama dua tahun dan delapan bulan penjara,” ujar Hakim Ketua Jarihat.

Terdakwa juga didenda sekitar Rp 150 juta. Bila uang denda tak sanggup dibayar, maka terdakwa dihukum kurungan selama empat bulan. Terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti sekitar Rp 282.900.000. Bila uang pengganti tidak dibayarkan setelah satu bulan amar putusan ini dibacakan, maka terdakwa menjalani hukuman lagi selama satu tahun penjara.

Sementara itu, penasehat hukum Hermansyah, dalam hal ini Ernawati ketika dihubungi mengungkapkan, kleinnya menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut. (Ik)

Check Also

Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah melantik dan mengukuhkan seluruh Kepala sekolah Menengah Atas (SMA), SMK dan juga Sekolah Khusus di jajaran Dinas Pendidikan Aceh dalam kegiatan yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (27/3/17).

Gubernur Aceh Kukuhkan 664 Kepala SMA/SMK

Banda Aceh, sidaknews.com – Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah mengukuhkan sebanyak 664 Kepala SMA, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>