Home » Berita Foto » Vonis Korupsi “Rudianto”

Vonis Korupsi “Rudianto”

Vonis Korupsi "Rudianto"
Terdakwah Rudianto (Tengah)

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Rudianto, mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lingga, divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang, Kamis (26/6).

Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum karena Rudianto berhasil membuktikan bukti pengembalian uang ke kas daerah.

Ernawati, selaku kuasa hukum Rudianto, saat dihubungi, Jumat (27/6), mengatakan, kliennya memberikan bukti pengembalian uang negara sekitar Rp 80.400.000, sebelum sidang pembacaan putusan kepada majelis hakim. Rudianto membuktikan bahwa pengembalian itu sudah lama dilakukannya sebelum kasus ini sampai ke Kejaksaan Negeri Daik Lingga di Dabo Singkep.

“Bukti itu diantar istrinya. Dengan bukti itu, majelis hakim menunda sidang beberapa menit untuk merundingkan kembali hukuman yang pantas bagi Rudianto,” ujarnya.

Sidang kemudian dilanjutkan kembali. Ketua Majelis Iwan Irawan menyatakan, terdakwa dihukuma selama dua tahun penjara. Majelis hakim juga mendenda Rudianto sebesar Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Sisa kerugian negara yang belum diganti Rudianto sekitar Rp 92.900.000. Bila uang pengganti tak sanggup dibayar dalam kurun waktu satu bulan setelah amar putusan dibacakan, maka Rudianto harus menjalani hukuman lagi selama delapan bulan penjara.

“Klien saya langsung menyatakan menerima hukuman tersebut,” ucap Ernawati.

Sebelum sidang, kepada media ini, Rudianto mengungkapkan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga waktu itu dijabat oleh Abdul Razak. Namun, Abdul Razak sudah tak bertugas lagi sebagai pegawai negeri sipil di Kabupaten Lingga.

“Ia sudah kabur ke Pekanbaru. Ia sekarang menjadi dosen di Universitas Riau,” ucapnya.

Pada sidang agenda tuntutan, Kamis (22/5), Jaksa Penuntut Umum Edy Prabudy mengajukan tuntutan bagi Rudianto selama tiga tahun dan enam bulan penjara. Rudianto juga didenda sebesar Rp 200 juta.

Bila uang denda tak mampu dibayar, maka terdakwa Rudianto menjalani hukuman lagi selama enam bulan kurungan.

Tak hanya itu, terdakwa juga diharuskan membayar kerugian negara sebesar Rp 173.300.000. Bila uang pengganti tidak dibayar maka terdakwa dihukum lagi selama dua tahun penjara.

Untuk diketahui, Rudianto pada 2012 menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lingga. Dana insentif bagi para guru honor, penjaga sekolah dan tata usaha non pegawai dipinjam pakai oleh mantan Kadisdikpora saat itu, Abdul Razak.

Rudianto mengakui kalau uang yang dikelolanya itu dimintan Abdul Razak untuk berobat ke Malaysia. Dana insentif itu disalurkan Rudianto pada 2013 setelah diganti. (Ik)

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>