Kamis , 30 Maret 2017
Home » Daerah » Babel » Wabup Minta RSUD Terbuka Dan Transfaran

Wabup Minta RSUD Terbuka Dan Transfaran

Wabup Minta RSUD Terbuka Dan Transfaran
Tampak Foto : RSUD Tanjungpandang.

Tanjungpandan, Sidaknews.com – Wakil Bupati (Wabup) Belitung Erwandi A. Rani mengharapkan, polemik antara dokter dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Belitung, dapat diselesaikan dengan kepala dingin.

Ia menginginkan para dokter dan direktur RSUD Belitung untuk duduk satu meja dalam penyikapi konflik internal yang terjadi.

“Ya kalau seperti ini kan rumah sakit terkesan tidak harmonis, apalagi harus mencuat ke publik, seharusnya tidak seperti itu.

Caranya yang salah, seharusnya disampaikan dengan baik-baik dan duduk satu meja itu lebih bagus,” kata wabup kepada media ini, Jumat (12/9) kemarin.

Dalam penyelesaian persoalan ini, kata wabup, dirinya tidak ingin menyikapi hanya mendengar penjelasan dari satu pihak. Bahkan wabup meminta, baik dari para dokter maupun manajemen rumah sakit untuk terbuka. Sehingga pokok permasalahan yang selama ini mencuat bisa terselesaikan.

“Kita inginnya semua ada keterbukaan. Jangan gengsi, jangan ego, selesaikan dengan kepala dingin. Semuakan bisa diselesaikan dengan baik-baik, ya seharusnya saling buka diri. Harapan saya dari manajemen rumah sakitlah, karena mereka kan membawahi dokter-dokter ini, mudah-mudahan dengan keterbukaan semua bisa menerima dan mengerti,” sebutnya.

Wabup berharap, apabila sudah menyampaikan persoalan dengan cara duduk satu meja dan diperolehnya kesepakatan antara para dokter dan pihak manajemen rumah sakit, maka kesepakatan itu akan segera dilaksanakan. Bahkan bukan tidak mungkin akan membuat suasana rumah sakit semangkin harmonis kedepannya.

“Tapi kesepakatan yang telah dibuat nanti jangan sampai didiamkan saja, tapi dilaksanakan jangan sampai mencuat lagi dikemudian hari atau satu bulan kedepan, nah itu kan tidak benar. Saya minta kalau sudah terbentuk kesepakatan, segera dilaksanakan dan jangan menunda-nundan,” tukasnya.

Wabup menghimbau kepada seluruh elemen untuk tidak terpancing dengan situasi saat ini. Sehingga kondisi rumah sakit bisa berlangsung dengan kondusif, dan pelayanan tetap berlangsung seperti biasa. “Kita harap juga masyarakat tetap tenang seperti biasa, pasien-pasien juga tenang, ini semua tidak ada persoalan, pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Kalau darurat tetap akan ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Ketika media ini menjumpai salah seorang pasien bernama wawan (36) sangat menyesalkan polemik ditubuh management ini sering terjadi sehingga mengganggu dan membuat keresahan fasien .Seperti beberapa waktu yang lalu adanya demo dokter spisialis sehingga ada fasien yang batal operasi,apa ini tidak memprihatinkan,” kilahnya.

Belum lagi keluh kesah pegawai medik dan staf yang mengeluhkan sampai enam bulan tidak dibayarkan jasa medik mereka. (Ans)

Check Also

img-20170327-wa0020-1-640x427

Peringatan HUT Damkar, Petugas Diminta Siaga 24 Jam

Lutim, sidaknews.com – Sebagai upaya responsif jika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Petugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>