Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Walikota Bandung Gandeng Dedi Rumuskan Pembangunan Berkebudayaan Sunda

Walikota Bandung Gandeng Dedi Rumuskan Pembangunan Berkebudayaan Sunda

Bupati menerima
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menerima rombongan Walikota Bandung Jawa barat, didampingi ketua Adat Papua dan beberapa Pejabat terkait.

Purwakarta.sidaknews.com – Walikota Bandung Jawa Barat, Ridwan Kamil sowan ke gedung negara pemkab purwakarta menemui Bupati Dedi Mulyadi, rabu (12/02) malam didampingi ketua lembaga adat Papua dan beberapa pejabat terkait pemkot bandung.

Kedatangan rombongan disambut baik bupati Dedi bersama puluhan pejabat eselon II dan III pemkab purwakarta. Maksud kedatangan Ridwan Kamil tak lain untuk merumuskan pembangunan khususnya di kota bandung yang memiliki nilai dan filosofi kebudayaan sunda.

Ridwan menilai, Purwakarta yang dipimpin Dedi terbilang berhasil membangun wilayah dengan sunda sebagai spiritnya. Walikota yang baru 5 bulan menjabat ini mengaku sedang gencar melakukan penataan dan pembangunan di wilayahnya.

“Pembangunan yang didasari falsafah kebudayaan sunda, saya yakin akan mengembalikan jati diri kota bandung yang memang saat ini sedang ditata ditengah-tengah berbagai masalah yang dihadapi” jelas Ridwan.

Namun begitu, menurut Ridwan yang terjadi saat ini kebudayaan sunda hanya dipahami sebatas produk budaya semacam kesenian dan event kegiatan budaya saja, padahal harusnya kebudayaan dan nilai-nilai kesundaan harus masuk pada program pembangunan yang dijalankan di seluruh wilayah tatar sunda.

Untuk itu pihaknya mengajak Bupati Dedi, bersama-sama merumuskan nilai-nilai kesundaan itu pada pembangunan terutama di bandung.

Salah satu langkahnya dengan menjalin kerjasama antara walikota bandung dengan Bupati Purwakarta dibantu lembaga adat Papua untuk menggelar Musyawarah Nasional Masyarakat Adat yang rencananya dilaksanakan 11 maret mendatang di bandung,.

“Musyawarah ini menegaskan masyarakat untuk kembali kepada budayanya. Jawa barat pada budaya sundanya, papua pada budaya asmatnya dan berbagai adat budaya di seluruh tanah air ini” pungkas Ridwan.

Menanggapi ajakan walikota Bandung, Dedi sangat merespon. Menurutnya jika seluruh kepala daerah tidak hanya di jawa barat, tetapi se-indonesia ini berkomitmen untuk melakukan pembangunan wilayahnya berdasarkan nilai budaya yang dimiliki masing-masing, niscaya indonesia akan berdiri kokoh sebagai bangsa yang beradab yang memiliki keragaman adat.

1Dedi meyakini, masing-masing budaya di indonesia ini memiliki ajaran kebudayaan yang adiluhung. Misalkan saja spirit falsafah sunda tentang pembangunan.

“Jadi pembangunan itu harus neundeun (menyimpan-red), menyimpannya dengan rapi dan tertata. Ini untuk bekal anak cucu kita. Tetapi anak cucu yang dipersiapkan adalah mereka generasi terbaik, generasi yang weruh ka semuna (mengerti budayanya-red), yang kenal ke bahasa ibunya, yang hatinya bening, hatinya terbuka dan peka pada keadaan jaman” terang Dedi berfilsafat.

Membuktikan keseriusannya merespon ajakan walikota, rencananya Bupati Dedi akan balik sowan ke gedung merdeka bandung pada rabu pekan depan, membahas persiapan acara yang akan digelar. Langkah kedua pimpinan daerah ini terbilang baru dalam upaya menempatkan budaya sunda sebagai spirit pembangunan yang dijalankan di masing-masing wilayahnya. (ega nugraha)

Check Also

Keluar Dari Wilayah Kontrak Kerja, PT Vale Bayar Denda ke Negara Rp 5 M

Lutim, sidaknews.com – Penyerahan uang sebesar Rp 5 Milyar dari PT Vale Indonesia kepada Kejaksaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *