Rabu , 29 Maret 2017
Home » Berita Foto » Walikota Tebingtinggi: Terdapat 3.500 Warga Pemilik RTLH di Tebingtinggi

Walikota Tebingtinggi: Terdapat 3.500 Warga Pemilik RTLH di Tebingtinggi

Keterangan gambar : SERAHKAN “Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Walikota Ir Oki Doni Siregar menyerahkan bantuan kepada warga penerima RTLH peserta program Kemenpera RI di Kelurahan Karya Jaya Tebingtinggi”.
Keterangan gambar :
SERAHKAN “Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Walikota Ir Oki Doni Siregar menyerahkan bantuan kepada warga penerima RTLH peserta program Kemenpera RI di Kelurahan Karya Jaya Tebingtinggi”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa di Kota Tebingtinggi terdata sebanyak 3.500 Kepala Keluarga (KK) warga yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Dari 3.500 warga pemilik RTLH itu, baru terbantu 558 rumah layak huni dari Kemenpera sebanyak 378 unit dan APBD Pemko Tebingtinggi untuk tahun 2014 ini sebanyak 150 unit”, terang Umar Zunaidi Hasibuan ketika menyerahkan rumah layak huni dari Kemenpera realisasi seratus persen di Lingkungan IV Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Senin sore (1/12).

Menurutnya, saat ini warga Kota Tebingtinggi yang belum memiliki rumah layak huni harus bersabar, Pemko Tebingtinggi setiap tahunnya akan mengusahakan perbaikan rumah warga yang dananya bisa bersumber dari pusat dan APBD Kota Tebingtinggi.

”Tahun ini kita mendapat bantuan 528 rumah layak huni yang sudah terselesaikan. Dalam setiap tahunnya akan diusahakan seperti itu,” jelas Umar.

Untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni tersebut, warga harus memiliki surat sertifikat tanah atas nama pemohon, warga kurang mampu dan kondisi rumah pakai atap, dinding tepas dan lantai tanah.

Sementara itu, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja H Syaiful Fahri SP mengatakan, bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) yang diterima dari Kemenpera di Kota Tebingtinggi tahun 2014 sebanyak 378 unit, namun 14 unit batal terealisasi dengan alasan mengundurkan diri, sudah mendapat bantuan fasilitasi pembangunan RTLH dari APBD Pemko Tebingtinggi, pindah alamat dan mendapat sakit jiwa (gila) dimana keluarga tidak mengurusnya.

“Bantuan bahan-bahan senilai Rp 7,5 juta ini sudah terealisasi seratus persen yang penyalurannya melalui BRI atas nama penerima RTLH,” jelasnya.(Hans)

Check Also

Kader Kammi tanjungpinang sedang berlatih teknik persidangan.

Tingkatkan Militansi Kader, KAMMI Tanjungpinang Gelar Teknik Sidang Jilid II

Tanjungpinang, sidaknews.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tanjungpinang kembali mengadakan kegiatan Teknik …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>