Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Warga Gembongan Gotong Royong Bangun Sekolah PAUD Rusak

Warga Gembongan Gotong Royong Bangun Sekolah PAUD Rusak

Foto Ilustrasi Anak sekolah Paud.
Foto Ilustrasi Anak sekolah Paud.

KARAWANG,sidaknews.com – Warga Kampung Gembongan Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang ini memang patut diacungi jempol.Disaat permohonan proposal rehab gedung sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mereka ajukan ke pemerintah daerah tak kunjung di realisasi.

Puluhan warga di kampung ini bergotong royong secara swadaya melakukan perbaikan satu-satunya sekolah PAUD yang berada di tempat tinggal mereka ini.

Sekolah bernama PAUD Manbaul Hikmah ini kondisinya memang memprihatinkan.Sebagian tembok dan tiang penyanggah gedung tersebut sebelumnya sudah terlihat rapuh sehingga hawatir suatu saat bisa ambruk dan membahayakan bagi siswa-siswi yang sedang belajar.

Hingga warga setempat berinisiatif memeperbaiki gedung yang mempunyai dua ruang kelas tersebut secara swadaya dan gotong royong.

Warga setempat Inah (37) mengatakan,selain secara swadaya orang tua siswa mengumpulkan dana untuk rehab ruang kelas,warga juga sangat bersyukur karena ada salah seorang tokoh masyarakat setempat yaitu Deni Irawan,SE yang rela memberikan bantuan sejumlah uang untuk memperbaiki ruang sekolah yang rusak tersebut.

“Alhamdulilah,meski bantuan dari Disdikpora tak kunjung terealisasi ada tokoh masyarakat di sini yang mau bantu,” ujar Inah.

Warga lainnya Neneng juga mengungkapkan hal yang sama.Menurut dia,selama ini warga merasa hawatir karena gedung sekolah yang rusak tersebut adalah satu-satunya PAUD tempat belajar anak-anak mereka di kampungnya.Sehingga setelah diperbaiki secara swadaya dan mendapatkan bantuan dari tokoh masyarakat setempat,ia dan warga lainnya mengaku lega karena anak mereka bisa bersekolah dengan tenang tanpa hawatir bangunan ambruk saat KBM berlangsung.

Sementara itu saat dihubungi,pengelola PAUD Manbaul Hikmah mengatakan,antusias ibu-ibu warga setempat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah yang ia kelola memang sangat tinggi.Sehingga kata dia,jangan heran warga setempat begitu semangat secara swadaya memperbaiki ruang kelas meski tidak diberikan dana bantuan oleh pemerintah daerah. “Siswa PAUD di sini ada sekitar 30 siswa,mereka belajar dari pagi sampai siang,” ujar Udin.(karla)

 

 

 

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *