Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Warga Makmur Bireuen Minta Jembatan Gantung Diganti

Warga Makmur Bireuen Minta Jembatan Gantung Diganti

Keterangan Foto: Warga Sedang Melintasi Jembatan Gantung di Desa Lapehan, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen (Foto, Dok, Tarmizi A.Gani)
Keterangan Foto: Warga Sedang Melintasi Jembatan Gantung di Desa Lapehan, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen (Foto, Dok, Tarmizi A.Gani)

BIREUEN,Sidaknews.com – Jembatan Gantung yang terletak di Gampong (desa-red) Lapehan, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang menghubungkan antara empat Desa di Kecamatan tersebut sudah keropos sejak tiga tahun yang lalu.

Bangunan jembatan gantung yang di bangun pada tahun 1993 di Desa Lapehan dengan dengan ukuran panjang enam puluh meter dengan lebar seratus enam puluh centi meter kini sudah keropos dan sangat sulit di lalu, warga meminta agar jembatan ini di ganti dengan jembatan beton atau jembatan rangka baja.

Dengan kondisi jembatan gantung yang uzur tersebut, sehingga warga yang membawa lembu atau kerbau harus turun melalui jalan sungai di bawah jembatan di karenakan jembatan gantung tidak layak lagi untuk di lalui, meski demikian masih ada juga warga yang terpaksa melewati jembatan gantung tersebut dari pada harus menempuh jalan lain yang sangat jauh, ini sesuatu yang sangat berbahaya.

Salah seorang warga Muklis warga Desa Lapehan mengatakan jembatan gantung ini sudah keropos sejak tiga tahun yang lalu bahkan pernah terjatuh warga saat melewati jembatan tersebut di sebabkan besi penahan jembatan terputus dan sampai sekarang masih belum diganti sehingga warga terpaksa memasang pohon kelapa sebagai ganti besi yang putus untuk penahan agar jembatan gantung ini bisa di gunakan lagi.

Empat Desa yang melintasi jembatan gantung di Desa Lapehan ini yaitu Desa Pulo Teungoh, Desa Krueng Baro, Desa Blang Tarakan dan Desa Muara dengan jumlah penduduk sekitar dua ribu kepala keluarga (KK).

Jembatan gantung ini terlihat sudah sangat keropos seperti besi bagian bawah sudah banyak yang berkarat dan sudah banyak yang putus, sedangkan kayu lantai jembatan banyak yang sudah lapuk dan rapuh demikian juga dengan pagar jembatan serta besi penggantung jembatan yang ada sekitar tujuh puluh batang sudah banyak yang terputus.

Warga mengkhawatirkan jembatan gantung ini ambruk saat anak-anak sekola melintas di pagi hari, warga juga berharap kepada pemerintah dan dinas terkait agar segera membangun jembatan yang baru.(Tarmizi A.Gani)

Check Also

Jelang Ramadhan, Rumah Makan dan Tempat Hiburan di Bintan Ditertibkan

Bintan, sidaknews.com – Memasuki bulan suci Ramadan pemerintah daerah (Pemkab) Kabupaten Bintan. Satuan Polisi Pamong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *