Sabtu , 27 Mei 2017
Home » Berita Foto » Warga Mengeluhkan Pelayanan Salah Satu Pegawai Kantor Kelurahan Di Kota Tanjungpinang

Warga Mengeluhkan Pelayanan Salah Satu Pegawai Kantor Kelurahan Di Kota Tanjungpinang

Foto Istimewa
Pelayanan Publik (Foto Istimewa)

Tanjungpinang,Sidak news.com : Berbicara mengenai pelayanan publik seolah topik yang tiada habisnya untuk dibahas. Banyak pandangan miring manakala kata pelayanan publik dibahas. Pelayanan publik sering dikaitan dengan kolot, antre lama, kotor, korup, berbelit-belit, dan petugas yang kurang ramah. Mungkin hal ini benar tetapi mungkin juga salah karena itu, kuranglah fair men-judge bahwa pelayanan publik seperti ini atau seperti itu tanpa menelisik lebih jauh dan lebih dalam mengenai apakah pelayanan publik tersebut.

Pelayanan publik atau pelayanan umum dapat didefinisikan sebagai segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Seperti yang dikeluhkan, seorang ibu rumah tangga, yang tinggal di Tanjung Unggat, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, kepada media ini. Ibu rumah tangga ini mengeluhkan, tentang pelayanan yang tidak menyenangkan dari Kelurahan Tanjung Unggat, Senin(17/6). Pagi itu, saya dan anak saya pergi ke Kantor Kelurahan Tanjung unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), guna mendapatkan keringanan pembayaran uang sekolah dari sekolah yang akan dituju, karena sebelumnya, saya memang belum pernah mengurus surat ke Kelurahan dan, biasanya suami saya yang mengurus surat, yang menyangkut ke Kelurahan, jadi saya sedikit bingung. Katanya.
Di lanjutkannya, setelah saya sampai di Kantor Kelurahan pagi itu, saya, dan anak saya langsung menuju ke salah satu pegawai yang ada di Kantor Kelurahan tersebut, dan menanyakan, kepada siapa saya bisa mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), kepada pegawai tersebut, namun, di situ saya langsung mendapatkan jawaban yang sangat KETUS dari setiap pertanyaan, di tambah lagi setiap bertanya pegawai tersebut tidak melihat orang yang ada di depannya, karena dia asyik membaca koran.

“ Selamat pagi bu, saya mau urus SKTM, jadi sama siapa saya harus jumpa”, tapi jawaban dari ibu tersebut membuat saya dan anak saya kaget, sambil mananyakan kepada saya, mana berkasnya, yang mana satu punya ibu, sambil melihat KK yang saya berikan, dan sekali lagi dia bilang yang ini ya, namanya, yang mau buat surat untuk masuk sekolah, sambil menunjuk nama Kepala Keluarga pada KK tersebut, kemudian dia bilang kepada saya, “ tulis no HP ibu, nanti kami hubungi kalau sudah siap, sambil kembali membaca koran”, memang saat itu saya membawa dua surat, satu surat lainnya adalah milik saudara saya, untuk mengurus SKTM juga buat anaknya yang mau masuk sekolah di SMP terdekat, karena saudara saya tidak bisa ke Kantor Lurah, jadi sekalian saya yang meminta  SKTM ke Kantor Lurah. Ujarnya.

Menaggapi hal tersebut, Djoko Pratono, Humas Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kota Tanjungpinang, menyayangkan sikap Pegawai Kelurahan tersebut, dengan mengacuhkannya kehadiran warga untuk mengurus keperluan anaknya agar dapat masuk kesekolah dan mendapatkan SKTM,  yang bertujuan agar mendapatkan keringanan biaya pada sekolah yang dituju. “Apalagi, ini masalah pendidikan, seharusnya kita sebagai warga yang baik harus dapat menanggapinya demi keberhasilan anak-anak bangsa, yang kita belum tahu mungkin mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa kemudian hari”. (djo)

Check Also

Bupati Sergai Resmikan BUM Desa “Maju Bersama” Desa Kuta Pinang

-BUM Desa Sebagai Pelaku Ekonomi Yang Mengelola Potensi Desa Secara Kolektif Sergai, sidaknews.com – Badan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *