Home » Berita Foto » Warga resah, Penggali Timah merajalela

Warga resah, Penggali Timah merajalela

Warga Mengadu kepada Camat, terkait dengan adanya pencari biji Timah yang meresahkan warga
Warga Mengadu kepada Camat, terkait dengan adanya pencari biji Timah yang meresahkan warga

Lingga,Sidaknews.com – Siapa tidak mengenal daerah Dabo Singkep di kepuluan Riau, di Jaman Belanda begitu jaya Singkep untuk penghasilan Timah, Namun sayangnya, ketika Belanda habis menguras hasil Buminya, tidak ada pun kontribusi untuk daerah.

Dapat kita lihat masyarakat singkep masih banyak yang susah, artinya masih digaris kemiskinan.

Seperti yang dialami sebagian warga Singkep, masih saja ada yang melakukan aktivitas mencari biji timah ditempat-tempat yang berbahaya dan beresiko, “Namun, kuat dugaan para penggali timah ada kerjasama dengan oknum-oknum di pemerintahan.

Padahal pemerintah daerah kabupaten Lingga sudah mnengeluarkan surat himbauan kepada seluruh Instansi agar penambangan liar khususnya biji timah tidak diperbolehkan.

Dalam kenyataannya masih saja para pencari timah terus berupaya mendapatkan biji timah walaupun harus berendam di air bahkan di bawah jurang yang sangat tinggi.

kntr camatBiasanya para pencari biji harus mengali tanah hingga kedalaman tiga sampai enam meter, walaupun sangat beresiko bagi pekerja uasaha tersebut terus saja di lakukan untuk mendapatkan biji timah.

Dari keterangan yang diperoleh media, “Hamza warga Batu kacang Kecamatan Singkep sangat merasa resah dengan sikap pekerja timah yang sangat beresiko” Padahal lahan yang di gali merupakan lahan hutan lindung di kawasan batu enam, para pencari biji timah masih saja menggali tanah yang letaknya di tepi tebing yang hampir lonsor.

Pada hal sampai saat ini pihak aparat keamanan serta pertambangan kabupaten lingga tidak mau menertibkan para pencari biji timah di kawasan hutan lindung.

masih banyak tempat untuk mencari biji timah di kawasan yang benar seperti di tepi pantai dan aliran air dari bukit, bukan harus menggali tanah hingga membahayakan diri sendiri. (Idrus)

Check Also

Pembangunan Gedung Auditorium masjid jamik pertama kali untuk fasilitas umum yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang

Gedung Auditorium Masjid jamik bisa tampung 3000 Orang

Pangkalpinang, sidaknews.com – Pembangunan Gedung Auditorium masjid jamik pertama kali untuk fasilitas umum yang menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>